SIDOMULYO, Radar Jember – Belasan siswa SMPN 5 Silo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, mengikuti Asesmen Sumatif Semester Akhir (ASAS), kemarin. Pada hari keempat itu, seluruh siswa yang berjumlah 16 orang menggunakan Chromebook dan laptop. Ini bukan untuk gaya-gayaan, tetapi agar siswa bisa mengoperasikan laptop atau Chromebook.
Penting diketahui, lokasi SMPN 5 Silo berada di kawasan Perkebunan PTPN XII Gunung Gumitir, tepatnya di Dusun Kampung Anyar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo. Sekolah ini hanya memiliki tiga ruang kelas. Itu karena insiden ambruknya tiga ruang kelas akibat bencana Senin, 19 Oktober 2020 lalu. Siswa sempat menempati ruang guru dan satu ruang kelas yang disekat menjadi dua ruangan untuk kegiatan belajar dan mengajar (KBM).
Siswa yang mengikuti ASAS itu mulai dari kelas VII sampai dengan kelas IX. Namun, dari jumlah ke-16 siswa itu, ruangannya dijadikan satu. Bahkan dalam satu kelas itu hanya menggunakan separuh ruang kelas yang disekat. “Sejak tiga tahun lalu, siswa sudah menempati ruangan darurat itu,” kata Wakil Kepala SMPN 5 Silo Riski Triwahyudi.
Pada ASAS hari keempat, kemarin (7/12), siswa lebih keren dibanding sekolah lain yang sama-sama mengikuti ASAS. “Ada dua soal dari MKKS dan dari sekolah. Soal yang dari sekolah memanfaatkan Chromebook dan laptop milik guru,” jelasnya.
Nah, dengan menggunakan laptop dan Chromebook itu diharapkan siswa terbiasa menggunakan komputer. “Karena memang dituntut mengikuti zaman, sehingga kami melatih anak-anak untuk terbiasa menggunakan komputer,” pungkas Riski. (jum/c2/nur)
Editor : Radar Digital