Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sertakan Ikatan Angin pada Kuda-Kuda Baja Ringan

Alvioniza • Rabu, 14 Juni 2023 | 19:32 WIB
TRANSFER ILMU: Guru konstruksi bangunan SMKN 2 Jember (kiri) saat memberikan pelatihan tentang konstruksi baja ringan kepada warga binaan Lapas Kelas II A Jember, kemarin (5/6). (ILHAM WAHYUDI/RADAR JEMBER)
TRANSFER ILMU: Guru konstruksi bangunan SMKN 2 Jember (kiri) saat memberikan pelatihan tentang konstruksi baja ringan kepada warga binaan Lapas Kelas II A Jember, kemarin (5/6). (ILHAM WAHYUDI/RADAR JEMBER)
JEMBER, RADARJEMBER.ID– Ikatan angin menyilang dan memakai bracing bawah menjadi salah satu kunci kekuatan dalam konstruksi kuda-kuda baja ringan. Ilmu seperti itulah yang disampaikan pengajar konstruksi bangunan kepada narapidana atau warga binaan Lapas Jember, kemarin (12/6).

Setelah pelatihan konstruksi baja ringan kepada warga binaan dibuka, pekan kemarin, saat ini mereka langsung melakukan pelatihan dan praktik langsung. Isi dalam pelatihan tersebut juga dimulai dari hal-hal dasar tentang baja ringan. Termasuk peralatan yang wajib dimiliki tukang baja ringan. Bahkan, konstruksi kuda-kuda baja ringan juga diajarkan.

Guru konstruksi bangunan SMKN 2 Jember, Sayyid M. Ali, menyampaikan, ada hal-hal yang harus dilaksanakan dalam proses pemasangan baja ringan agar kuda-kudanya kuat, tahan lama, dan tidak sampai meleyot. “Kadang kuda-kuda dari baja ringan itu meleyot. Karena yang memasang tidak tahu aturannya dan lainnya,” terangnya.

Tukang baja ringan, kata dia, harus memahami jarak maksimal kuda-kuda baja ringan. “Jarak maksimal itu 120 cm antar-kuda-kuda. Tapi, memakai jarak 80 cm semakin bagus,” katanya. Selain itu, kata dia, hal yang kerap dilupakan adalah tidak memasang sambungan antar-baja ringan.

Kuda-kuda baja ringan saat ini menjadi kebutuhan masyarakat dalam membangun rumah ataupun gedung. Agar tidak salah dalam membuat kuda-kuda dari baja ringan, salah satunya tidak boleh melupakan penyambung antar-kuda-kuda atau disebut ikatan angin menyilang dan bracing bawah. “Fungsinya antar-kuda-kuda itu saling mengikat, agar konstruksi kuda-kuda baja ringan semakin kuat dan tidak meleyot,” paparnya.

Sekolah vokasi negeri yang berada di Jalan Tawang Mangu, Sumbersari, tersebut memiliki dua jurusan yang memperkuat keahlian konstruksi baja ringan. Yaitu Bisnis Konstruksi dan Properti, serta Desain Permodalan dan Informasi Bangunan. “Pemberian materi konstruksi baja ringan kepada warga binaan di Lapas Kelas II A Jember sebagai tindak lanjut perjanjian kerja sama pada Januari kemarin,” papar Edi Setyono, Kepala SMKN 2 Jember.

Namun, sebelum-sebelumnya SMKN 2 Jember juga pernah memberikan pelatihan yang dibutuhkan warga binaan. Seperti pembuatan running text hingga konstruksi kuda-kuda kayu. Dia menjelaskan, saat ini ilmu konstruksi baja ringan memang dibutuhkan masyarakat. Sebab, baja ringan menjadi bahan bangunan yang banyak dipakai. Bahkan sebagai pengganti kayu di kuda-kuda atap. “Saat keluar nanti napi bisa mengaplikasikan konstruksi baja ringan ke bangunan. Mereka juga akan mengerti konsep dasar memakai baja ringan itu seperti apa, agar tidak ada kesalahan nantinya,” paparnya. (ham/c2/dwi)

  Editor : Alvioniza
#Pendidikan