Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Chinta, Mahasiswa Unej yang Tuntaskan Skripsi di Semester 7

Safitri • Senin, 27 Februari 2023 | 16:47 WIB
BAHAGIA: Chinta merayakan selesainya sidang skripsi dan berfoto bersama kedua orang tuanya.
BAHAGIA: Chinta merayakan selesainya sidang skripsi dan berfoto bersama kedua orang tuanya.
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Di salah satu rumah yang ada di Perumahan Sriwijaya Cluster, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, tinggal salah satu mahasiswi Universitas Jember. Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) yang berprestasi itu tidak hanya memiliki IPK tinggi, 3,99, namun dirinya juga menyelesaikan skripsi pada semester 7.

BACA JUGA : 540 Tenaga Kerja Tempati Hunian Pekerja Konstruksi IKN Nusantara

Mahasiswa itu ialah Chinta 'Aliyyah Candramaya, 21. Dia putri dari pasangan Arief Rahman dan Nia Helene Augustina. Di kediamannya tersebut, dia terlihat sedang fokus menatap layar laptop. Sambil sesekali mengetik sesuatu di laptopnya dengan cepat. Dia terlihat seakan dunianya hanya tentang laptop dan tidak bisa diganggu siapa pun.

Tak lama kemudian, dia melihat kedatangan wartawan Jawa Pos Radar Jember. "Maaf, Mas. Sebentar. Silakan masuk. Ini saya lagi ada kerjaan dan sebentar lagi selesai," tuturnya.

Chinta selanjutnya menceritakan kisahnya. Saat ini dia telah menyelesaikan studi kuliah di semester 7, termasuk sidang skripsinya telah selesai. Kini dia hanya tinggal menunggu pelaksanaan wisuda pada awal Maret nanti.

Dikatakan, perjalanan untuk bisa menyelesaikan studi di semester 7 tidaklah mudah. Banyak rintangan dan hambatan. Terlebih ketika berhadapan dengan ujian akhir mahasiswa untuk dapat menuntaskan perkuliahan. Yakni tugas skripsi. Berkaitan dengan skripsi, Chinta mengaku telah mempersiapkan jauh hari sebelum bisa mengambil mata kuliah proposal skripsi. Dia menyiapkan itu pada semester 6.

Terlebih, di semester tersebut ia mengikuti program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Sehingga tidak banyak mata kuliah yang diambil dengan mengikuti MBKM tersebut. "Sebelumnya memang ada keinginan lulus 3,5 tahun, tapi tidak memaksakan. Jadi, saya semester 6 sudah tanya-tanya dan diskusi dengan dosen yang memiliki topik yang saya ingin," ujar perempuan berkerudung itu.

Tak hanya itu, di semester 6 dia sudah mengajukan beberapa topik dengan dosen yang diinginkan untuk menjadi dosen pembimbing (dospem) skripsinya. Yakni dospem Achmad Maududie dan Tio Dharmawan. Topik yang dia ajukan sempat ditolak dan ditantang untuk membuat topik lebih menarik. Tantangan tersebut pun disanggupinya. Hingga dirinya membuat draf proposal skripsi di bulan Mei hingga selesai Juli 2022.

Selepas menyelesaikan draf proposal, tantangan baru pun dihadapinya. Bulan Agustus dia tengah menempuh kuliah kerja nyata (KKN) di Kecamatan Tanggul. "Jadi, belum selesai KKN sudah disuruh ketemu sama dospem untuk bimbingan. Tapi, itu tetap saya jalani. Jadi, harus bolak-balik dari tempat KKN ke kampus untuk bimbingan," tuturnya.

Pertengahan September 2022, proposal pun telah dituntaskan dengan menyelesaikan ujian proposal atau seminar proposal. Meski telah selesai seminar proposal, namun dia tidak santai begitu saja. Malah semakin tancap gas untuk menuntaskan tahapan lainnya. Yakni untuk dapat ujian atau sidang skripsi.

Selama skripsian, waktu bermain bersama teman-temannya pun mulai dikurangi intensitasnya. Selain itu, setidaknya seminggu sekali bahkan dua kali wajib untuk bimbingan dengan dospem skripsinya. "Jadi, setiap minggu saya selalu berproges dan bimbingan. Itu yang membuat skripsi saya akhirnya bisa selesai cepat," imbuhnya.

Bahkan dia mengungkapkan, saat ingin bimbingan namun dospemnya tidak memberi jawaban saat dihubungi karena sedang sibuk, Chinta akan menunggu di kampus dari pagi hingga menjelang Magrib. Hingga berhasil menemui dospemnya untuk bimbingan maupun hanya sebatas diskusi sebentar. "Dari sana mungkin dosen juga melihat effort saya yang serius. Jadi, pada akhirnya mereka juga terus mendukung dan malah semakin mendorong untuk saya bisa menyelesaikan cepat," terangnya.

Bulan Desember dirinya telah menuntaskan kewajibannya sebagai mahasiswa. Menuntaskan skripsi lewat sidang skripsi yang dituntaskannya. Bahkan mendapatkan nilai A, dalam artian nilai yang maksimal dan sangat memuaskan.

Terhitung dia menyelesaikan skripsi pada semester 7, termasuk masa studinya juga selesai. Puncak kebahagiaan pun didapat. Setelah lulus, dia langsung bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang hospitality service sebagai data scientist.  "Target menyelesaikan cepat supaya setelahnya bisa cari kerjaan. Alhamdulillah, dapet kerjaan untuk melanjutkan di perusahaan waktu magang MBKM dulu itu," pungkasnya dengan wajah ceria. (c2/nur) Editor : Safitri
#Jember