Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sisi Lain Dunia Pendidikan di Jember, Dosen pun Open Order Skripsi & Tesis

Safitri • Senin, 27 Februari 2023 | 16:20 WIB
Ilustrasi Joki Skripsi/ Reza Arjiansyah for Radar Jember
Ilustrasi Joki Skripsi/ Reza Arjiansyah for Radar Jember
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Bisa kuliah di kampus swasta maupun negeri akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa. Namun, proses akhir untuk mendapat gelar sarjana dan magister kini telah ada yang dicemari oleh dosen dan orang umum yang menjadi joki skripsi maupun tesis.

BACA JUGA : Aura Positif Dapat Muncul dari Aroma Wangi Tubuh

Penelusuran Jawa Pos Radar Jember, promosi joki skripsi itu banyak dipampang di sejumlah tempat. Ada yang pamfletnya dipasang di tiang listrik, ada yang di tembok-tembok, dan tak ketinggalan promosi di media sosial. Bahkan, ada dosen yang melakukannya dari mulut ke mulut.

Seperti diketahui, sebagian besar tugas akhir mahasiswa masih diukur dengan karya ilmiah akhir, yaitu skripsi dan tesis. Seiring perkembangan zaman, dosen pengajar juga ada yang open order skripsi. Tarifnya pun bisa dibilang sudah cukup umum. Siapa mau membayar joki, skripsi atau tesis akan dapat terselesaikan tanpa harus pusing kepala.

Selain pamflet yang dipasang di sejumlah lokasi, promosi joki skripsi dan tesis juga memanfaatkan platform media sosial (medsos). Pelaku joki ada yang dari kalangan dosen swasta, juga dari dosen kampus negeri.

Tim Jawa Pos Radar Jember melakukan investigasi ke beberapa joki yang jasanya ditawarkan lewat selebaran. Joki yang juga dosen kampus swasta ini mematok tarif untuk proposal bab 1 sampai 3 dengan harga Rp 1,5 juta. Sebut saja dia Mat (nama samaran). “Free revisi juga, kak. Sekalian bimbingan free ke saya,” jelasnya.

Menurutnya, untuk pengerjaan skripsi secara utuh, tarifnya sebesar Rp 2,5 juta. Harga tersebut sudah termasuk ke dalam revisi sekaligus bimbingannya. Namun demikian, skripsi itu juga melihat tingkat kesulitannya. Karena itu, ada yang mencapai nominal Rp 5 juta untuk satu skripsi utuh.

Nah, prosedur pembayarannya tak jauh berbeda dengan pemesanan barang. Joki skripsi atau tesis meminta agar pemesan skripsi membayar DP 50 persen di awal. “Sisanya nanti dibayar saat selesai,” terang Mat.

Lebih lanjut, penelusuran juga dilakukan kepada pemilik akun yang melakukan pemasaran di medsos Twitter. Penjoki tersebut merupakan mahasiswa aktif yang kuliah di kampus yang ada di Jember. Sebut saja San (juga nama samaran). Dia merupakan joki skripsi spesialis sastra, sosial, dan hukum. Saat ditanya terkait harga, dia menyatakan skripsi dengan metode kuantitatif berkisar Rp 500 ribu per bab. Tidak termasuk revisi dosen. “Kalau pakai revisi dosen Rp 625 ribu per bab,” ucapnya.

Sementara, untuk skripsi kualitatif berkisar di harga Rp 425 ribu per bab tanpa revisi. Untuk harga dengan revisi berkisar Rp 550 ribu per bab. “Kalau yang pakai revisi dosen, revisi pribadinya 3 kali,” terang San.

Selain itu, untuk pengerjaan skripsi di bidang teknik bisa mencapai harga Rp 3 juta sampai Rp 5 juta. Harga yang mencapai Rp 5 juta itu untuk seluruh bab atau skripsi secara utuh. “Biasanya tergantung tingkat kesulitan,” jelas joki asal Jember itu.

Saat ditanya alasan membuka jasa joki skripsi itu, para pelaku joki skripsi itu mengaku tergiur karena bayaran yang dinilai besar. Oleh karena itu, bagi sarjana yang baru lulus, pekerjaan seperti itu masih bisa dilakukan sebelum mendapatkan pekerjaan tetap. Namun, di sisi lain dosen pun ada yang melakukan jasa yang sama. Bahkan sampai menjual jasa joki untuk tesis.

Dalam dunia joki skripsi dan tesis, kualitas isi skripsi tidak menjadi nomor wahid. Akan tetapi, isi skripsi digarap sesuai standar yang ditetapkan. Termasuk standar apabila ada ketentuan baru. Bisnis joki skripsi itu pun tidak asing lagi di telinga sejumlah mahasiswa. Termasuk di telinga sejumlah dosen.

Di Jember, jasa joki skripsi dan tesis juga dilakukan dosen kampus negeri bagi mahasiswanya sendiri. Keterangan itu disampaikan mahasiswa berinisial TO. Dia langsung menggunakan jasa joki skripsi oleh dosennya sendiri. Menurut TO, dirinya cukup merogoh kocek sebesar Rp 3 juta. “Joki skripsi ke dosen sampai selesai,” jelas TO. (c2/nur) Editor : Safitri
#Jember #Headline #joki #Mahasiswa