Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ulah Oknum Bisa Rusak Citra Ponpes

Safitri • Sabtu, 21 Januari 2023 | 19:11 WIB
Photo
Photo
MANGLI, Radar Jember - Jagat maya dikejutkan dengan adanya kasus dugaan tindakan asusila oleh salah satu ustad di Jember. Hal itu tentu berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat Jember pada pesantren. Tak jarang masyarakat beranggapan bahwa pesantren sudah tidak aman lagi untuk tempat mencari ilmu agama.

BACA JUGA : Hercules Datangi KPK Ancam Wartawan

Dosen Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Dr Minan Jauhari, menjelaskan, terjadinya kasus dugaan tersebut akan berdampak negatif terhadap citra pondok pesantren (ponpes). "Lembaga pesantren akan tercederai akibat dari oknum tersebut," terang Minan, yang juga sebagai Wakil Dekan III Fakultas Dakwah tersebut.

Dampak terjadinya kasus tersebut bisa mengubah persepsi masyarakat terhadap dunia pesantren. Sejatinya, semua pesantren pada umumnya sangat kental dengan ajaran agama dan moralitas. "Semua pesantren mengajarkan moralitas yang luhur," ucapnya.

Dalam hal ini, untuk mengembalikan tingkat kepercayaan masyarakat kepada pesantren, beberapa pihak seperti Kemenag, pihak pesantren, dan figur kiai harus mengambil sikap untuk bisa mengembalikan nama baik pesantren. "Salah satu faktor penentunya adalah bagaimana pun hasil dari kasus tersebut, pihak penegak hukum harus berlaku seadil-adilnya," ungkapnya.

Dia melanjutkan, pemberian edukasi kepada masyarakat dan pelajar saat ini juga harus mulai dilaksanakan. Pemberian edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi juga harus dilakukan. "Agar bisa menakar pola pikir masyarakat yang beranggapan bahwa pesantren sudah tidak aman lagi," katanya.

Selain itu, penyediaan layanan konseling pada setiap pesantren juga akan menjadi solusi untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat. Bahwa di lingkungan pesantren perlindungan dan pemberdayaan anak sangat kuat.

Selain itu, pihak pemerintah harus bisa memastikan bahwa pesantren di Jember layak untuk menimba ilmu agama. Selain itu, pendampingan dan pemberian jaminan keamanan terhadap tindakan asusila kepada santri juga harus diterapkan. Di sisi lain juga untuk mencegah adanya oknum di ponpes yang bisa berbuat asusila. "Kalaupun sudah diterapkan, harus diperketat lagi," ujar alumnus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tersebut. (faq/c2/nur) Editor : Safitri
#Jember #Pondok Pesantren