Siswa itu adalah Anindya Rizqy Maulana. Dia duduk di bangku kelas 5 MI Darussalam 02, Desa Jambearum, Kecamatan Puger. Anin, sapaan akrabnya, bulan Juli kemarin ikut dalam aang Lomba Bertutur. Ajang itu diadakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur di Kota Surabaya.
Pagi itu, Anin ditemani Kepala MI Darussalam 02 Jambearum, Fatima Zahro. Apa yang diraih Anin pastinya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Fatima menyebut, ada proses panjang yang dilalui. Salah-satunya, siswa di sekolahnya langganan perpustakaan keliling yang datang ke sekolah. “Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jember kemudian menunjuk MI Darussalam 02 mewakili Jember untuk Lomba Bertutur,” kata Fatima.
Pada saat perpustakaan keliling datang ke sekolah, Anin dan siswa lain di madrasah itu dibebaskan untuk membaca literasi apa pun. Itu dilakukan sejak Januari 2021 secara outdoor. Apalagi saat itu masih ada pandemi. Namun, bagaimana pun siswa harus tetap didorong untuk belajar.
Setelah membaca buku, seluruh siswa selanjutnya diminta untuk menulis apa yang telah dibaca dengan gaya tulisan sendiri. Kebiasaan itu membuat Anin dan siswa lain pandai menulis cerita, terutama untuk siswa yang sebaya. “Karya tulisan terbaik kemudian dibacakan di depan sekolah kami. Di sini, kami tunjuk sebagai Duta Baca dan memberi reward,” ujar Fatima.
Juli 2022, Anin terpilih sebagai Duta Baca. Hingga dirinya mewakili Jember dalam ajang Lomba Bertutur yang diikuti 30 kabupaten/kota di Jawa Timur. Anin pun berangkat dengan semangat karena membawa nama besar Jember. Saat tampil itulah, Anin membacakan cerita pendek tentang Desa Rambipuji. Para guru mengaku bangga dengan dikirimnya Anin, apalagi sekolah mereka ada di pinggiran. Namun, Duta Baca dipercayakan kepada siswa MI Darussalam 02 Jambearum.
Anin yang berangkat lomba dimotivasi siswa lain, dan para guru ikut menyemangati. Di lembaga pendidikan itu, fasilitasnya memang tak selengkap di kota. Namun, dengan kegigihan membaca dan menulis, literasi anak-anak di sana dapat diandalkan dan mewakili Jember. Anin kemudian meraih juara pada akhir Juli 2022 kemarin. Sekali pun juara harapan satu, namun itu menjadi penyemangat bagi seluruh siswa di sana. Semua sekolah bangga, bahkan kepala MI sempat memeluknya untuk diabadikan oleh Jawa Pos Radar Jember.
Anin dengan cerpen sejarah Desa Rambipuji diakui sekolah sangat membanggakan. Menurut Anin, saat pengumuman pemenang, mereka sudah pulang dari Surabaya. Dia ingin membantu orang tua merenovasi rumahnya. “Uangnya untuk biaya sekolah, itu saja,” ungkap putri dari pasangan suami istri, Nurul Maulana dan Siti Munasyaroh ini.
Penelusuran Jawa Pos Radar Jember, selain prestasi yang diraih Anin, madrasah pinggiran itu juga menerbitkan sebuah buku. Isi di dalamnya ada 67 cerpen yang ditulis siswa. Buku tersebut terbit dengan judul Mengurai Cahaya di Madrasah Pinggiran. Buku itu wujud karya anak-anak dengan dibantu beberapa pihak seperti perpustakaan, Imaji Academy, dan sekolah. Pihak sekolah berharap siswanya terus jatuh cinta pada kegiatan membaca dan menulis. (c2/nur) Editor : Safitri