Bukan hanya pameran seni rupa saja, tetapi juga benda kuno seperti mesin jahit, mesin ketik manual, serta kamera lawas. Beberapa barang jadul lain juga tampak menghiasi aula. Terlihat juga hasil karya kerajian kayu dari siswa kelas IX yang turut menyemarakkan pameran tersebut.
Kepala SMPN 1 Jember Syaiful Bahri mengatakan, pameran seni rupa ini merupakan kegiatan ujian praktik siswa kelas IX. “Ini semua hasil karya anak-anak. Apa yang sudah dilakukan ini akan menjadi contoh bagi adik-adiknya yang masih di bangku kelas VII dan VIII,” kata Syaiful.
Menurut dia, pameran seperti ini harus dilakukan secara rutin. Bukan hanya saat ujian praktik, namun dilakukan secara berkala agar bisa memotivasi siswa dari kelas yang lain untuk melakukan hal serupa.
Yuli Ardiyanto, guru seni budaya SMPN 1 Jember, menilai, anak didiknya sudah bisa menyuguhkan sesuatu yang apik dalam pameran ini. Apalagi, selama pandemi memang belum pernah ada kegiatan semacam ini. “Semoga pameran ini akan ditiru oleh adik-adik kelas yang lain,” ucapnya.
Ketua Panitia Yasmin Angelicia mengatakan, karya seni rupa yang disuguhkan berupa lukisan dalam kaca dengan posisi terbalik. Jadi lukisannya bisa dilihat dari balik kaca.
Gambarnya pun bermacam-macam. Mulai tokoh kartun seperti Doraemon dan Mickey Mouse hingga alam sekitar seperti bunga pemandangan alam. “Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa memberi contoh pada siswa kelas lain. Bukan hanya saat ujian praktik saja, tapi kalau bisa digelar secara rutin,” pungkasnya. (*) Editor : Maulana Ijal