Ya, inilah suasana Ujian Sekolah (US) hari pertama di SMP Negeri 4 Tempurejo. Peserta US tercatat hanya lima siswa kelas IX. Ini disebabkan jumlah siswa di sekolah yang berada di Afdeling Terate, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo memang sedikit.
Tetapi meskipun hanya diikuti lima siswa, sekolah tetap memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat. Sebelum masuk ke ruang kelas, siswa diwajibkan cuci tangan dan menggunakan masker. Bahkan sebelum masuk juga harus menggunakan hand sanitizer yang ada di pintu masuk ruang kelas. Demikian pula jarak antar bangku di dalam ruangan tersebut diatur sedemikian rupa.
Sisyono, salah satu guru SMP Negeri 4 Tempurejo menuturkan, siswa yang bersekolah di sana hanya anak-anak dari karyawan kebun saja. Mereka juga merupakan lulusan SD Negeri Curahnongko 8.
Selama setahun lebih masa pandemi, kata dia, kelima siswa ini tetap mengikuti pembelajaran secara luring dan datang ke sekolah. “Sekolah yang masuk wilayah Afdeling Terate Kebun Kotta Blater, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo ini susah kalau pembelajaran secara daring karena sinyal sangat susah,” pungkas guru olahraga tersebut.
Jurnalis: Jumai
Fotografer: Jumai
Redaktur: Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Radar Digital