Radar Jember - Pemkab Jember terus berupaya memastikan pemerataan akses dan kualitas pendidikan hingga ke wilayah pinggiran dan kawasan perkebunan.
Seperti di Perkebunan Sumberwadung, Desa Harjomulyo.
Di sana, sebuah fasilitas pendidikan, TK Hevea, yang terletak tepat di tengah perkebunan, tak jauh dari kantor Perumda Kahyangan Jember, tengah dipugar melalui program revitalisasi fasilitas pendidikan.
Bupati Jember Muhammad Fawait bahkan sempat turun langsung mengecek progres pengerjaannya, saat gowes bersama jajarannya, belum lama ini, (5/10).
Baca Juga: Rasionalkan Target PAD 2027, Bupati Gus Fawait Ogah Naikkan Tarif Pajak Warga
"Sekolah di dalam kebun ini mendapatkan perhatian revitalisasi sekolah dari Presiden Prabowo. Insyaallah tahun ini dan tahun depan jumlahnya akan jauh lebih besar lagi," kata Gus Fawait, saat meninjau proyek yang dibiayai APBN senilai Rp 725,4 juta itu, Senin (5/10).
Menurut dia, kawasan pelosok pedesaan sering kali menjadi kantong kemiskinan yang membutuhkan perhatian ekstra, termasuk dalam pemenuhan sarana belajar.
Ia juga meminta seluruh jajaran dan masyarakat untuk aktif melaporkan bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat agar dapat segera ditangani.
"Saya mohon dibantu, kalau ada sekolah-sekolah yang kondisinya memang sudah rusak berat, tolong segera disampaikan kepada kami, baik secara langsung maupun lewat kanal Wadul Gus'e," pintanya.
Langkah pembenahan infrastruktur sekolah di area perkebunan ini diharapkan tak hanya meningkatkan mutu pembelajaran anak-anak di pelosok, tetapi juga menjadi penopang utama peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pengentasan kemiskinan di Jember secara berkelanjutan.
Baca Juga: Trabas Medan Ekstrem Jelbuk, Gus Fawait Pimpin Layanan Homecare di Pelosok Jember
"Kami akan terus dorong untuk menjadi prioritas pembangunan Jember," pungkas Gus Fawait. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh