Radar Jember - Pemerintah daerah menjadikan capaian target pajak daerah sebagai indikator utama promosi jabatan aparat kewilayahan.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, para camat hingga lurah yang sukses mendongkrak kepatuhan pajak warga bakal diprioritaskan naik jabatan.
"Bagi camat dan lurah yang berprestasi, saya pastikan mendapat promosi," katanya, saat malam Anugerah Insan Pajak 2026, di Pendapa Wahyawibawagraha, (19/9).
Baca Juga: Rotasi Pejabat Pemkab Jember, Gus Fawait Percayakan Posisi Camat ke Figur Muda
Gus Fawait, sapaan dia, menilai bahwa skema imbalan ini diterapkan untuk memacu optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurut dia, strategi pemungutan pajak secara agresif di tingkat tapak ini telah membuahkan hasil.
Salah satu indikatornya capaian PAD Jember pada 2025 yang melonjak 32 persen, dan diklaim tertinggi di Jawa Timur.
Gus Fawait meyakinkan bahwa lonjakan pendapatan daerah itu diraih tanpa menaikkan tarif pajak satu pun.
Tapi murni dipicu oleh tingginya kepatuhan wajib pajak serta agresivitas aparat di lapangan.
Baca Juga: Lantai Dua Sepi Pembeli & Rawan Pencurian, Pedagang Pasar Tanjung Curhat Langsung ke Bupati Fawait
Sejumlah wilayah yang dicatat berprestasi dalam pengumpulan pajak antara lain Desa Tutul, Ampel, Karangsemanding, Tanjungrejo, dan Dukuh Dempok.
Selain mengobral promosi bagi aparatur sipil negara (ASN) yang jeli mengejar pajak, Pemkab Jember juga memberi karpet merah bagi pelaku usaha yang taat pajak.
Gus Fawait menjanjikan kemudahan proses perizinan investasi bagi dunia usaha yang disiplin memenuhi kewajiban fiskalnya.
Ia bahkan meminta para pengusaha melapor langsung kepadanya jika menemukan hambatan birokrasi di lapangan.
Baca Juga: Selama Jadi Bupati Jember, Gus Fawait Akui Baru Empat Kali Blusukan ke Pasar Tanjung
"Saya berjanji akan mempermudah seluruh proses dan urusan perizinan usaha bagi para entitas bisnis yang kooperatif dan taat pajak," tambah Gus Fawait. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh