Radar Jember - Pemerintah daerah terus berambisi mengejar percepatan pembangunan infrastruktur strategis demi memperkuat konektivitas antarwilayah dan memacu pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepastian keberlanjutan proyek vital ini kembali mengemuka usai Bupati Jember Muhammad Fawait menemui jajaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, belum lama ini, (13/8).
Dalam pertemuan itu, Pemkab Jember bersama BBPJN menyepakati skema pengawalan sejumlah agenda besar hingga 2029.
Fokus utama penanganan meliputi penuntasan Jalur Lintas Selatan (JLS), pelebaran jalan arteri dari Tanggul menuju Mangli, hingga rencana pembangunan Flyover Mangli.
"Kami telah memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur strategis Jember hingga tahun 2029," kata Bupati Gus Fawait, sapaannya, dalam keterangan resminya, (14/8).
Menurut dia, ketiga proyek tersebut menjadi tulang punggung mobilitas warga sekaligus penopang utama hadirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jember.
Rencana pembangunan Flyover Mangli dan pelebaran ruas Tanggul–Mangli diproyeksikan menjadi solusi atas kemacetan parah yang kerap terjadi di pintu masuk kawasan perkotaan.
Sementara itu, penuntasan JLS diyakini bisa mengikis keterisolasian wilayah selatan serta memperlancar arus distribusi logistik.
Baca Juga: Buka Ruang Setara Bagi Pemuda Jember! Gus Fawait Lepas Kontingen Pramuka Ke Jamnas XII Cibubur 2026
Gus Fawait menegaskan, sinergi dengan BBPJN di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum sangat krusial.
Ia meyakini, komitmen antara Pemkab Jember dan BBPJN, penanganan bertahap pada koridor-koridor utama itu ditargetkan dapat terealisasi secara konsisten sesuai peta jalan hingga 2029.
"Pembangunan infrastruktur ini bukan sekadar jalan yang lebih baik, melainkan cara kita membuka akses, memperlancar mobilitas masyarakat, dan menggerakkan perekonomian," imbuh Gus Fawait. (mau)
Editor : Imron Hidayatullahh