Radar Jember - Suasana peninjauan layanan Homecare di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, belum lama ini (5/8), mendadak riuh.
Sesaat setelah Bupati Jember Muhammad Fawait selesai menengok salah satu rumah warga lansia pasien Homecare, ia langsung diserbu warga yang sudah tak sabar ingin berbicara langsung dengan orang nomor satu di Jember itu.
Sambil berdesakan, seorang ibu-ibu dengan gaya ceplos-ceplos langsung meluapkan keluhannya di depan sang bupati.
Baca Juga: Integrasikan Layanan Homecare dengan Bantuan Pangan dan RTLH, Gus Fawait: Negara Harus Hadir!
"Gus, jalan Gus, jalan! Banyak yang rusak jalannya di sini, di selatan itu, Gus," celetuknya.
Mendengar celetukan khas emak-emak desa itu, Gus Fawait menimpali santai, diselingi guyonan.
Ia menegaskan bahwa urusan jalan rusak sudah masuk dalam daftar prioritas pembahasan anggaran daerah.
"Tolong nanti Pak Camat dan Pak Kadis, jalannya nanti dicek," katanya.
Saat kesempatan giat Bunga Desaku Sumberbaru, ia menegaskan pemerintah tidak boleh cuma hadir untuk orang kota.
"Inilah mengapa kita turun ke masyarakat. Kita ingin memastikan pemerintah bukan hanya untuk warga kota, tetapi juga desa. Mendengar aspirasi warga desa, termasuk urusan jalan ini. Insyaallah bertahap kita akan perbaiki semuanya, insyaallah akhir tahun ini diperbaiki," jelasnya.
Terpisah, Pj Sekda Jember Achmad Imam Fauzi menyatakan bahwa Pemkab bakal menggarap 527 kilometer jalan desa yang tersebar di 226 desa se-Jember dan ditarget tuntas pada tahun 2027.
Menurut dia, skema prioritas dan penentuan titik kerusakan diserahkan penuh kepada kepala desa yang paling tahu kondisi riil jalurnya.
"Seluruh komitmen ini dirancang untuk memastikan pembangunan daerah benar-benar berfokus dari pinggiran, yaitu desa," imbuh Fauzi, saat audiensi dengan PKDI dan APDESI, di Kantor Bapenda Jember, (10/8). (c2/mau)
Editor : Imron Hidayatullahh