Bukan Sekadar Kota Karnaval! Bupati Gus Fawait Buka Puncak IJMC 2026 hingga Peserta Thailand Ikut Tampil

Maulana RJ • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 10:00 WIB
“Jember selama ini dikenal sebagai kota karnaval melalui JFC, dan kini potensinya terus kita perluas melalui pertunjukan seni dan olahraga.” MUHAMMAD FAWAIT, Bupati Jember. (DISKOMINFO JEMBER)
“Jember selama ini dikenal sebagai kota karnaval melalui JFC, dan kini potensinya terus kita perluas melalui pertunjukan seni dan olahraga.” MUHAMMAD FAWAIT, Bupati Jember. (DISKOMINFO JEMBER)

Radar Jember - Kabupaten Jember kembali membuktikan taringnya sebagai Kota Karnaval dunia.

Tak hanya mengandalkan Jember Fashion Carnaval (JFC), kemeriahan kini berlanjut lewat ajang bergengsi International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026.

Ajang ini sekaligus menegaskan posisi Jember, bukan sekadar tuan rumah event parade musik dan baris-berbaris berskala internasional, tetapi panggung tempat melahirkan generasi muda yang kreatif, disiplin, dan berdaya saing global.

Baca Juga: Garansi Tanpa Dipersulit! Bupati Gus Fawait Pastikan Pengurusan KTP Di Jember Gratis Dan Super Cepat

"Jember selama ini dikenal sebagai kota karnaval melalui JFC, dan kini potensinya terus kita perluas melalui pertunjukan seni dan olahraga," kata Bupati Jember Muhammad Fawait, usai membuka puncak acara lewat Night Street Parade, di depan Kantor Pemkab Jember, Sabtu malam (8/8).

Hadirnya ribuan peserta dan wisatawan di IJMC 2026 juga memberi multiplier effect bagi perekonomian lokal.

Sektor UMKM, pedagang kaki lima, perhotelan, hingga kuliner ikut ketiban panen rezeki.

PECAH: Night Street Parade IJMC 2026, yang sukses menyulap Jalanan Jember Jadi panggung spektakuler. (Diskominfo Jember)
PECAH: Night Street Parade IJMC 2026, yang sukses menyulap Jalanan Jember Jadi panggung spektakuler. (Diskominfo Jember)

IJMC 2026 ini terasa kian istimewa berkat hadirnya peserta luar negeri, salah satunya The Samut Prakan School dari Thailand.

​Kemeriahan IJMC 2026 telah bergulir sejak Jumat (7/8), melalui babak penyisihan Color Guard Battle, Drum Line Battle, dan Brass Battle di GOR PKPSO Jember. ​

Baca Juga: Soroti Fenomena Bantuan Alsintan dan Gerobak di Marketplace, Gus Fawait Ultimatum Petani dan UMKM Jember: Jangan Dijual!

Kemudian pada Sabtu (8/8), Street Parade Junior dan Senior Non-Brass yang diikuti 15 unit drum band.

Lalu, Night Street Parade yang mempertandingkan 18 unit marching band papan atas di kategori Open Class, Military Class, hingga International Class.

Ketua KORMI Jember Tri Basuki, menyebut kehadiran peserta dari Thailand adalah bukti Jember sudah menjadi rumah bagi persahabatan internasional.

"Melalui musik dan baris-berbaris, kita bicara dengan bahasa yang sama: bahasa persaudaraan," tambah Basuki. (c2/mau)

Editor : Imron Hidayatullahh
IJMC International Jember Marching Carnival Jember marching band Gus Fawait