Radar Jember - Pengurusan dokumen kependudukan di Jember kini melompat ke era baru.
Melalui skema digitalisasi, identitas kependudukan digital (IKD) siap dijadikan gerbang utama integrasi berbagai program strategis pemerintah pusat, termasuk penyaluran bantuan sosial (bansos).
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, memberikan apresiasi tinggi atas hadirnya inovasi Peta Cinta.
Menurut dia, inovasi Peta Cinta ini menunjukkan bahwa negara hadir langsung, bahkan dari rumah ke rumah warga.
"Dokumen kependudukan itu esensial. Ke depan, KTP-el dan identitas kependudukan digital (IKD) akan bertransformasi menjadi pelayanan digital untuk mendukung berbagai kebijakan strategis, salah satunya digitalisasi bansos," kata Teguh, saat acara Rebranding Dukcapil di Kantor Kecamatan Ajung, Jember, Kamis (6/8).
Teguh berharap Pemkab Jember tak hanya berfokus pada cetak KTP fisik, tetapi juga masif mengaktifkan IKD bagi warga Jember.
Menanggapi arahan itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyambut positif dukungan penuh dari Kemendagri.
Ia menegaskan komitmen seluruh jajaran OPD Jember untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik tanpa pungli.
"Penghargaan dari Kemendagri dan Ombudsman menjadi vitamin bagi semangat pembangunan di Jember. Kami pastikan layanan adminduk di Jember terus dibenahi, tidak ada biaya, cepat, dan transparan demi memberikan kemudahan mutlak bagi warga," tambah Gus Fawait. (c2/mau)
Editor : Imron Hidayatullahh