Dua Kali Sapa Warga Tanggul lewat Bunga Desaku, Gus Fawait: Rakyat Butuh Kehadiran Pemimpin!

Maulana RJ • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 13:57 WIB
Gus Fawait saat turun menyapa masyarakat dalam agenda Bunga Desaku di Kecamatan Tanggul, (28/7). Di kecamatan ini, -selain kali kedua menjadi lokasi Bunga Desaku- ia menyatakan semakin mematangkan formulasi pelaksanaan Bunga Desaku untuk semakin mendekatkan diri ke masyarakat. (Maulana/Radar Jember)
Gus Fawait saat turun menyapa masyarakat dalam agenda Bunga Desaku di Kecamatan Tanggul, (28/7). Di kecamatan ini, -selain kali kedua menjadi lokasi Bunga Desaku- ia menyatakan semakin mematangkan formulasi pelaksanaan Bunga Desaku untuk semakin mendekatkan diri ke masyarakat. (Maulana/Radar Jember)

TANGGUL, Radar Jember - Pemkab Jember belakangan ini semakin menggencarkan pelaksanaan program Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan (Bunga Desaku), salah satunya di Kecamatan Tanggul, (28/7). Ini merupakan kali kedua Bunga Desaku diselenggarakan di lokasi itu, usai 2025 lalu.

​Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan kehadirannya memboyong seluruh jajaran ke desa-desa, bukan hanya formalitas atau penyerahan bantuan secara simbolis. 

Menurut dia, Bunga Desaku dirancang untuk menghapus jarak antara pejabat publik dan masyarakat, sekaligus wadah menyerap aspirasi warga secara langsung.

​"Bisa dilihat, bagaimana masyarakat sumringah bisa bertemu pemimpinnya dan seluruh elemen Pemkab. Masyarakat bukan cuma butuh bantuan, tapi perlu kehadiran pemerintah di tengah-tengah mereka," katanya, saat ditemui, (28/7).

Selain membawa pelayanan, agenda yang berlangsung maraton ini juga menjadi ajang sosialisasi program dan serap aspirasi dari berbagai kelompok masyarakat. Mulai dari ketua RT-RW, guru ngaji, petani, kader Posyandu, hingga kalangan pemuda dan pelajar.

Gus Fawait mengaku sengaja memboyong jajaran OPD, Muspika, hingga kepala desa untuk memberikan pelayanan publik. Keterlibatan penuh ini ditujukan agar terjalin keselarasan visi antara kepala daerah dan jajaran pelaksana di lapangan.

​"Saya ajak semua instansi agar tidak ada miss. Jangan sampai Bupatinya punya kebijakan ke barat, anak buahnya malah ke timur. Semua harus tahu arah dan prioritas pelayanan," imbuh dia.

Editor : Maulana RJ
bunga desaku Jember pelayanan publik Serap Aspirasi Gus Fawait