Kemenkes Janji Suntik APBN! Program Homecare Jember Dibidik Jadi Percontohan Nasional 2027

Maulana RJ • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 07:43 WIB
"Inovasi yang bagus tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri. Harus kita tolong dan support bersama agar bisa direplikasi ke kabupaten lain di Indonesia." BENJAMIN PAULUS OCTAVIANUS, Wamenkes RI (Maulana/JPRJ)
"Inovasi yang bagus tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri. Harus kita tolong dan support bersama agar bisa direplikasi ke kabupaten lain di Indonesia." BENJAMIN PAULUS OCTAVIANUS, Wamenkes RI (Maulana/JPRJ)

Radar Jember - Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberi sinyal kuat untuk menyuntikkan dukungan anggaran pusat dan logistik medis terhadap program-program prioritas kesehatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahkan membidik inovasi layanan Homecare milik Pemkab Jember sebagai percontohan skala nasional pada 2027.

Pernyataan itu dilontarkan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus.

Baca Juga: Bikin Kemenkes Kepikat! Program Homecare Inovasi Gus Fawait Siap Diuji Coba Jadi Model Layanan Kesehatan Nasional

Menurut dia, jaminan kesehatan menjadi tidak berguna jika masyarakat tidak memiliki ongkos transportasi ke rumah sakit.

"Ini pertama di Indonesia. Bayangkan, mobil-mobil camat dipakai untuk jemput dan antar pasien miskin," katanya, usai Peluncuran Homecare Pemkab Jember di Puskesmas Sumberbaru, (24/7).

Guna memastikan keberlanjutan program tersebut, Kemenkes menyiapkan sejumlah skema dukungan konkret untuk kota berpenduduk 2,6 juta jiwa ini. Salah satunya intervensi intervensi pendanaan bersama.

Selain itu, kata dia, Kemenkes menyetujui permintaan Pemkab Jember untuk menambah suplai logistik obat-obatan serta peralatan medis pendukung tindakan medis di rumah pasien.

Baca Juga: Integrasikan Layanan Medis hingga Cetak KTP di Rumah Warga, Dinsos Jember Kawinkan Program 'Home Care' dan 'Home Visit' bagi Lansia

Lebih jauh, Kemenkes mengundang Bupati Jember beserta tim Dinas Kesehatan ke Jakarta dalam 2–3 bulan ke depan untuk memaparkan skema Homecare di hadapan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) dan Ditjen Kesehatan Masyarakat.

"Inovasi yang bagus tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri. Harus kita tolong dan support bersama agar bisa direplikasi ke kabupaten lain di Indonesia," imbuh Wamenkes Benjamin. (mau/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
homecare wamenkes Pemkab Jember layanan kesehatan kemenkes