Radar Jember – Gedung Jember Nusantara di sisi utara Alun-Alun Jember kini resmi difungsikan sebagai Jember Creative Centre (JCC).
Melalui soft launching yang digelar Minggu (26/7), bangunan tersebut diproyeksikan menjadi pusat berkumpul sekaligus ruang kolaborasi bagi para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Jember.
Kehadiran JCC diharapkan mampu melahirkan lebih banyak karya, inovasi, dan peluang usaha yang berdaya saing.
Saat soft launching, beragam hasil karya pelaku ekonomi kreatif Jember tersaji.
Mulai batik tulis, seni lukis, kerajinan tangan, pertunjukan musik keroncong, hingga berbagai produk kreatif lainnya dipamerkan sebagai gambaran besarnya potensi ekraf di Jember.
Seluruh potensi tersebut kini dipersatukan dalam satu wadah agar lebih mudah berkembang melalui kolaborasi.
Direktur Umum Jember Creative Centre dr Irfan Kharisma Putra mengatakan, JCC dibentuk untuk menjadi rumah bersama bagi seluruh pelaku ekonomi kreatif di Jember.
Tempat tersebut tidak hanya menjadi lokasi berkumpul, tetapi juga ruang untuk saling belajar, bertukar ide, hingga membangun jejaring antarkomunitas maupun pelaku usaha.
"Tempat ini benar-benar dimanfaatkan untuk memfasilitasi kebutuhan anak-anak ekraf. Pesan penting yang ditekankan adalah tidak boleh ada campur tangan atau kepentingan politik apa pun di dalamnya. JCC harus murni menjadi wadah kreativitas," ujarnya.
Saat ini JCC menaungi 17 subsektor ekonomi kreatif yang dilengkapi satu sektor pendukung, yakni olahraga. Hingga tahap awal, sekitar 115 anggota dari berbagai komunitas telah bergabung.
Bahkan, pelaku usaha kreatif yang belum memiliki kantor juga dapat memanfaatkan fasilitas di JCC sebagai ruang kerja sekaligus tempat mengembangkan usahanya.
Menurut Irfan, tantangan terbesar pelaku ekonomi kreatif bukan hanya menghasilkan karya yang baik, tetapi juga mengubah kreativitas menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Karena itu, JCC akan mempertemukan komunitas kreatif, pelaku UMKM, akademisi, pemerintah, hingga dunia usaha dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.
Harapannya, semakin banyak kolaborasi yang lahir dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Jember.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan Jember Sartini berharap pusat kreativitas tersebut mampu menjadi tempat tumbuhnya pelaku usaha lokal.
Melalui kolaborasi dengan anak-anak muda kreatif, UMKM diharapkan memperoleh pendampingan sehingga mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pasar.
"Kami berharap para pelaku usaha mikro dapat terfasilitasi secara optimal," harapnya. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh