Persiapan Homecare Rampung, Gus Fawait Kerahkan 1.200 Nakes dan 50 Puskesmas Obati 100 Ribu KK Gratis!

Maulana RJ • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 09:00 WIB
CEK KESIAPAN: Bupati Gus Fawait inspeksi Puskesmas Pakusari dalam giat Bunga Desaku Pakusari, Selasa (21/7). (MAULANA/RADAR JEMBER)
CEK KESIAPAN: Bupati Gus Fawait inspeksi Puskesmas Pakusari dalam giat Bunga Desaku Pakusari, Selasa (21/7). (MAULANA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Pemerintah daerah memastikan pelaksanaan program Homecare yang resmi di-launching Jumat (24/7), telah sepenuhnya ready 100 persen.

Program dokter keluarga untuk warga tidak mampu ini diyakini menjadi terobosan pertama di Indonesia, dengan menerjunkan 1.200 Nakes dari 50 Puskesmas se-Jember.

​Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan program ini dirancang untuk memangkas hambatan akses kesehatan bagi warga miskin, lansia sebatang kara, ibu hamil berisiko tinggi, anak terindikasi stunting, hingga penyandang disabilitas.

Baca Juga: Gandeng Perguruan Tinggi UKRI, Gus Fawait Spill Siasat Ubah Jagung Lokal Jember Jadi Produk Bernilai Tinggi!

​"Kalau keluarga mampu bisa punya dokter keluarga sendiri, kami berikhtiar agar keluarga tidak mampu di Jember juga memiliki hak yang sama," kata Gus Fawait, sapaan dia, usai meninjau Puskesmas Pakusari, (22/7).

Ia menyatakan, Pemkab Jember telah melakukan simulasi homecare di sejumlah wilayah untuk memastikan kesiapan.

Mulai dari SDM, operasional, hingga apel kendaraan. ​Melalui program ini, nakes akan mendatangi langsung rumah-rumah warga sasaran untuk melakukan pemeriksaan dasar.

Jika pasien membutuhkan penanganan dokter umum hingga spesialis, disediakan layanan telemedisin.

Kebutuhan obat juga akan dikawal dan diantar langsung, serta pengawalan jika memerlukan rujukan ke Puskesmas maupun Rumah Sakit.

Baca Juga: Gus Fawait Imbau Siswa Pakusari Tunda Nikah, Sebut Keturunan 'Darah Biru' Tanpa Ilmu Tak Ada Artinya di Jember!

Sebagai awalan, program ini menargetkan 50-100 ribu Kepala Keluarga (KK). Gus Fawait memastikan berjalannya program ini akan diikuti evaluasi berkala.

​"Setiap kebijakan baru pasti ada kurang lebihnya. Kami terbuka terhadap masukan untuk menyempurnakan pelayanan ini," pungkas dia. (mau/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
Pemkab Jember Layanan Kesehatan Gratis home care Gus Fawait