Gandeng Perguruan Tinggi UKRI, Gus Fawait Spill Siasat Ubah Jagung Lokal Jember Jadi Produk Bernilai Tinggi!

Maulana RJ • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 10:00 WIB
BANGUN KEMITRAAN STRATEGIS: Gus Fawait, di sela-sela peresmian Inkubator Agribisnis, Pemkab Jember dan Fakultas Pertanian Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), di areal persawahan, Desa Jatisari, Jenggawah, Minggu (21/7). (MAULANA/RADAR JEMBER)
BANGUN KEMITRAAN STRATEGIS: Gus Fawait, di sela-sela peresmian Inkubator Agribisnis, Pemkab Jember dan Fakultas Pertanian Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), di areal persawahan, Desa Jatisari, Jenggawah, Minggu (21/7). (MAULANA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Pemerintah daerah mulai mendorong hilirisasi sektor pertanian untuk menggenjot nilai tambah produk lokal dan memperluas lapangan kerja. ​

Bupati Jember Muhammad Fawait, mengatakan persoalan mendasar sektor pertanian saat ini berada pada rendahnya nilai jual akibat minimnya olahan pascapanen, bukan lagi sekadar memacu produktivitas atau volume panen semata.

​"Potensi pertanian kita luar biasa. Lewat inkubator ini, kita ingin hasil tani diproses menjadi produk bernilai tinggi yang mampu membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi," katanya, usai peresmian Inkubator Agribisnis, Pemkab Jember dan Fakultas Pertanian Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), di areal persawahan, Desa Jatisari, Jenggawah, Minggu (21/7).

Baca Juga: Tantang Direksi BUMD Mandiri Tanpa Menyusu ke APBD, Bupati Gus Fawait Beri Deadline 2 Minggu Buat Terobosan

Gus Fawait, sapaan dia, mengatakan Inkubator agribisnis ini dirancang sebagai wadah integrasi lintas sektor yang menghubungkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, kementerian, pelaku usaha, hingga lembaga keuangan.

Fokus utamanya adalah memodernisasi ekosistem pertanian, dengan komoditas jagung sebagai proyek percontohan awal.

Guna menjaga kelanjutan rantai pasok dan kemudahan modal bagi petani, proyek ini melibatkan Kementerian UMKM, PT Syngenta, PT YKB Merah Putih, serta perbankan dan kelompok tani setempat. 

Baca Juga: Jember Siap Gelar Belasan Event Akbar Maraton Akhir Juli-Agustus 2026, Bupati Gus Fawait: Pokok Dunia-Akhirat Imbang!

​Dekan Fakultas Pertanian UKRI, M. Arief A. Bisma, menyebut lembaga pendampingan terpadu ini akan mengawal bisnis petani secara menyeluruh, mulai dari budi daya, pengolahan pascapanen, akses permodalan, hingga strategi pemasaran.

​"Fokus awal kami adalah mengoptimalkan hilirisasi jagung. Kami ingin mencetak agropreneur muda dan memperkuat kapasitas UMKM berbasis pangan di tingkat lokal," tambah Arief. (mau/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
sektor pertanian Jember Gus Fawait Jenggawah