Pemkab Jember Siap Luncurkan Program Homecare Pertama di Indonesia! Bawa Obat, Sembako, hingga Telemedicine

Maulana RJ • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 18:12 WIB
Salah satu nakes bersama kader Posyandu Puskesmas Ambulu, saat turun ke rumah seorang lansia untuk memberikan pemeriksaan kesehatan, belum lama ini, (13/7). (Maulana/JPRJ)
Salah satu nakes bersama kader Posyandu Puskesmas Ambulu, saat turun ke rumah seorang lansia untuk memberikan pemeriksaan kesehatan, belum lama ini, (13/7). (Maulana/JPRJ)

KALIWATES, Radar Jember - Pemkab Jember bersiap melakukan gebrakan dalam hal pelayanan kesehatan publik. Bupati Jember Muhammad Fawaid resmi mengumumkan rencana peluncuran program kesehatan revolusioner bertajuk Homecare yang diklaim akan menjadi yang pertama di Indonesia yang menerapkan sistem jemput bola secara masif.

​Gus Fawait, sapaan dia, mengungkapkan bahwa Homecare dirancang khusus untuk memotong birokrasi dan hambatan geografis bagi warga miskin ekstrem. Melalui program ini, tenaga kesehatan (nakes) dikerahkan langsung ke rumah-rumah warga secara door to door.

​"Kami melakukan telaah mendalam atas aspirasi masyarakat. Warga miskin dan miskin ekstrem tidak hanya butuh biaya pengobatan gratis, tetapi mereka sering kali terjebak kesulitan akses dan akomodasi untuk menuju fasilitas kesehatan," katanya, menyampaikan alasan perlunya Homecare, saat kesempatan Pro Gus'e Update, (17/7).

Sasaran Homecare ini adalah kelompok rentan yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan seperti lansia, disabilitas, penderita penyakit kronis berkepanjangan, ibu hamil berisiko tinggi, serta anak-anak penderita stunting.

Para nakes yang diterjunkan ke lapangan dibekali peralatan medis plus telemedicine, yang memungkinkan warga di pelosok bisa berkonsultasi via video dengan dokter umum, dokter spesialis, hingga dokter sub-spesialis. Selain pemeriksaan dan obat-obatan gratis, Pemkab Jember juga akan menyalurkan bantuan sembako bagi penerima manfaat.

​Pelayanan ini akan menggerakkan nakes dari 50 Puskesmas yang diperkuat oleh tiga rumah sakit daerah milik Pemkab Jember. Rencananya, program inovatif yang merujuk pada arahan Presiden Prabowo Subianto ini akan diresmikan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI pada 24 Juli 2026.

​"Kami berkomitmen penuh mengentaskan kemiskinan dari pelayanan dasar. Tidak boleh lagi ada warga Jember yang jatuh miskin atau makin melarat hanya karena mengalami sakit berkepanjangan dan tidak bisa berobat," pungkas presiden Laskar Sholawat Nusantara ini.

Editor : Maulana RJ
homecare telemedicine Jember UHC Jember Gus Fawait