Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kebut Target Bedah 1.000 RTLH, Bupati Gus Fawait Minta Warga Jember Aktif Lapor Rumah Lapuk Lewat 'Wadul Guse'

Maulana RJ • Rabu, 15 Juli 2026 | 09:00 WIB
BUTUH ULURAN: Bupati Gus Fawait dan rombongan saat mengunjungi rumah Sucipto, warga di Dusun Pondok Lalang, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah. Berangkat dari laporan pemerintah desa setempat, rumah itu masuk menjadi salah satu program bedah rumah, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 2026. (MAULANA/RADAR JEMBER)
BUTUH ULURAN: Bupati Gus Fawait dan rombongan saat mengunjungi rumah Sucipto, warga di Dusun Pondok Lalang, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah. Berangkat dari laporan pemerintah desa setempat, rumah itu masuk menjadi salah satu program bedah rumah, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 2026. (MAULANA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Potret kemiskinan tersaji di salah satu gubuk ringkih yang menjadi tempat bernaung Sucipto, warga RT 04, RW 08, Dusun Pondok Lalang, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah.

Dinding kayunya sudah menghitam dimakan usia, lapuk, dan penuh celah. Atapnya tak lagi mampu menahan air hujan.

Rumah lusuh ini menjadi salah satu suguhan saat Bupati Jember Muhammad Fawait, bertemu warga sekitar, Senin (14/7).

Baca Juga: Genjot Sektor Tani, Gus Fawait Tegaskan Proyek Irigasi Rp312 Miliar di Jember Wajib Serap Tenaga Kerja Lokal  

Di sela-sela meninjau pembangunan infrastruktur irigasi pertanian, ia melihat langsung hunian hunian yang jauh dari kata layak itu. 

"Ini tadi pak kades mengusulkan, ada masyarakat yang perlu dibantu perbaikan rumahnya," kata Gus Fawait, sapaannya, kepada warga pemilik rumah, ditemani jajaran OPD dan kepala desa setempat. 

Ia menegaskan, Pemkab Jember berkomitmen melakukan intervensi dengan menggandeng pemerintah pusat melalui skema bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang terus dikebut secara bertahap. 

"Tahun ini insya Allah ada sekitar 1.000 lebih rumah yang akan kita bangun. Nanti dicicil lagi tahun depan, tahun depan, dan tahun depan. Memang tidak bisa selesai semua dalam satu tahun, tapi kami bergerak," katanya.

Baca Juga: Bupati Saja Gak Punya Titipan! Gus Fawait Desak Masyarakat Ikut Kawal Praktik Titip-Menitip Murid Baru

Tak sekadar memperbaiki fisik rumah, Gus Fawait memastikan keluarga miskin di kategori desil 1 dan desil 2 (paling rentan) akan mendapat jaminan masa depan.

Anak-anak mereka bakal disekolahkan gratis di Sekolah Rakyat dengan fasilitas penuh: mulai dari laptop hingga jaminan makan bergizi gratis tiga kali sehari plus camilan.

Di sisi lain, untuk mendongkrak ekonomi warga, proyek perbaikan rumah dan pembangunan infrastruktur jalan dan pertanian di kawasan itu akan menggunakan sistem padat karya.

"Kami juga mohon info dari masyarakat, kalau ada rumah-rumah yang tidak layak huni, silahkan disampaikan kepada kami melalui Wadul Guse," pintanya. (mau/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
Pemkab Jember Wadul Guse rumah tak layak huni Bedah rumah Gus Fawait