Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sentil Proyek Tol dan Bandara yang Mandek, Bupati Jember Desak Anggota DPRD Ikut Pasang Badan Lobi Pemerintah Pusat

Maulana RJ • Kamis, 9 Juli 2026 | 09:31 WIB
HIDDEN PARADISE: Bupati Jember Gus Fawait, saat mengeksplorasi Pantai Bandelait. Di sepanjang garis pantai ini, juga berjejer deretan destinasi menarik, mulai dari Pantai Cangakan dan Nanggelan, Watulo dan Papuma, hingga ke barat ke Pantai Paseban Kencong. (MAULANA/RADAR JEMBER)
HIDDEN PARADISE: Bupati Jember Gus Fawait, saat mengeksplorasi Pantai Bandelait. Di sepanjang garis pantai ini, juga berjejer deretan destinasi menarik, mulai dari Pantai Cangakan dan Nanggelan, Watulo dan Papuma, hingga ke barat ke Pantai Paseban Kencong. (MAULANA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Selama bertahun-tahun Jember luput dari radar program prioritas pariwisata nasional. Di saat kabupaten tetangga telah mendulang atensi dari pemerintah pusat, Jember harus puas menjadi penonton lantaran ego sektoral masa lalu.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengaku absennya Jember menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) pemerintah pusat, dari Kementerian Pariwisata maupun Bappenas, merupakan imbas dari penyusunan program masa lalu dan kebuntuan komunikasi elite politik lokal.

"Ketidakkompakan eksekutif legislatif juga berdampak; program prioritas pusat kita ndak ada. Tol enggak masuk, bandara tetap seperti itu, pariwisata kita enggak masuk prioritas," gerutunya, usai rapat paripurna pengesahan Perda, di DPRD Jember, (27/6).

Baca Juga: Gus Fawait Gedor Kantor Kementerian di Jakarta! Tagih Komitmen Pusat Demi Dongkrak Nasib UMKM Jember Naik Kelas

Berbeda dengan kabupaten tetangga, pemerintah pusat telah lama menetapkan sebagai KSPN. Seperti Bromo Tengger Semeru Lumajang, Taman Nasional Baluran Situbondo, hingga Ijen Geopark Bondowoso.

Jember hanya menjadi transit, bukan destinasi. Itu terlihat dari angkutan KSPN Kemenhub, menghubungkan Terminal Tawangalun Jember - Kawah Ijen, PP.

Meski enggan menyalahkan masa lalu, Gus Fawait merasa Jember harus mengejar ketertinggalan itu. "Karena itu kami sering ke Jakarta, termasuk melobi Bappenas dan Kementerian Pariwisata. Sekarang sedang proses itu, untuk memasukkan Jember," katanya.

Ia meyakini, topografi Jember dari pantai sampai pegunungan, sangat layak masuk dalam cetak biru program prioritas nasional. Ia juga meminta dukungan legislatif untuk ikut mengawal ke Jakarta.

Baca Juga: Kalahkan Rata-Rata Nasional! Bupati Gus Fawait Bongkar Rahasia Jember Jinakkan Inflasi Setelah Sempat Anjlok

"Kami juga mengajak anggota DPRD mendukung ini. Mudah-mudahan bisa cepat masuk program prioritas nasional, sehingga akan banyak program pariwisata nasional yang masuk ke Jember," pungkasnya. (mau/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#DPRD jember #wisata jember #Gus Fawait