Radar Jember - Pemkab Jember memberikan lampu hijau terkait peningkatan kesejahteraan aparatur di tingkat akar rumput.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, di hadapan ratusan Ketua RT, RW, dan kader Posyandu se-Kecamatan Sukorambi.
Momen penting ini terjadi dalam dialog interaktif Program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Lapangan Desa Dukuhmencek, Sukorambi, pekan lalu (28/6).
Dalam kesempatan itu, dijadikan masyarakat mengutarakan langsung berbagai unek-uneknya kepada orang nomor satu di Jember tersebut.
Salah satunya terkait urusan kesejahteraan, insentif atau honor untuk ketua RT dan ketua RW.
Bupati Fawait memastikan bahwa Pemkab Jember tidak tinggal diam.
Saat ini, pihaknya tengah mematangkan skema untuk menaikkan insentif atau honor bagi para Ketua RT dan RW di seluruh wilayah Jember.
"RT dan RW merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah karena bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari. Mereka garda terdepan dalam menjaga ketertiban, administrasi, hingga menyukseskan program daerah," katanya.
Gus Fawait, sapaan dia, juga mengaku banyak belanja permasalahan.
Mulai dari evaluasi pelayanan birokrasi di tingkat lingkungan, penguatan kelembagaan, optimalisasi Posyandu, hingga soal honor RT-RW.
Gus Fawait menggarisbawahi bahwa realisasi kenaikan honor tersebut akan disesuaikan dengan kalkulasi kemampuan keuangan daerah serta regulasi yang berlaku.
"Kami terus upayakan (kenaikan) ini sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka," tambah Gus Fawait. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh