Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Nasib Ribuan PPPK Jember Terancam? Gus Fawait Beri Peringatan Keras Soal Syarat Mutlak Perpanjangan Kontrak!

Maulana RJ • Kamis, 2 Juli 2026 | 05:15 WIB
BERI KEPASTIAN NASIB: Bupati Gus Fawait dalam suatu kesempatan bertemu dengan para ASN, termasuk dari unsur PNS dan PPPK, beberapa pekan lalu. (MAULANA/RADAR JEMBER)
BERI KEPASTIAN NASIB: Bupati Gus Fawait dalam suatu kesempatan bertemu dengan para ASN, termasuk dari unsur PNS dan PPPK, beberapa pekan lalu. (MAULANA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Sorotan terhadap kinerja ASN di lingkungan Pemkab Jember yang sempat dikabarkan mengalami tekanan lantaran menerima tugas-tugas menyosialisasikan program-program pemkab, mendapat respon langsung dari pihak Pendapa Wahyawibawagraha.

Bupati Jember Muhammad Fawait membantah keras tudingan adanya keluhan para ASN itu. Ia menyebut instruksi kerja itu merupakan hal wajar demi mendongkrak performa daerah.

"Ada yang bilang (ASN kita katanya mengeluh karena disuruh ini itu), justru yang ngeluh bukan ASN, ASN-nya bahagia kok," tegasnya, saat memberikan terbuka di Kantor DTPHP Jember, (6/6).

Baca Juga: Sidak ke Sumberjambe, Gus Fawait Beri Peringatan Menohok Bagi Petugas Medis yang Judes dan Suka Diskriminasi!

Ia mengemukakan justru di era kepemimpinannya, Pemkab Jember sangat pro terhadap para abdi negara.

Salah satunya melalui pengangkatan 8.344 tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Bahkan urusan kesejahteraan ASN, seperti Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), tetap dipertahankan tanpa dipotong. "ASN kita bahagia. Kenapa? Karena TPP-nya tidak saya otak-atik," katanya.

Tudingan ASN dianggap bekerja rodi itu muncul lantaran pemerintah daerah mewajibkan setiap ASN, baik PNS maupun PPPK, menyosialisasikan program-program prioritas pemda melalui media sosial.

Baca Juga: Momen Hangat Gus Fawait saat Temui Warga Pelosok Utara Perbatasan Jember Bondowoso

Bahkan, sempat dikerahkan secara massal untuk Verval data-data kemiskinan Desil 1, beberapa pekan lalu.

Kendati begitu, Gus Fawait, sapaan dia, menegaskan bahwa kelanjutan nasib ribuan PPPK di Jember sepenuhnya bergantung pada rapor kinerja mereka. ​

"Jember adalah kabupaten pertama yang memastikan PPPK dan PPPK paruh waktu tetap lanjut, selama kinerjanya baik," katanya.

Ancaman sanksi pun tidak hanya berlaku bagi pegawai kontrak, tapi juga menyasar aparatur sipil mapan.

"Kalau kinerjanya tidak baik, jangankan PPPK, PNS-nya pun pasti akan kita tindak. Kalau baik, tentu akan saya lanjutkan. Karena saya tahu mereka punya keluarga dan telah mengabdi," tambah Gus Fawait. (mau/bud)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#kontrak pppk #nasib PPPK #jember banyuwangi #Gus Fawait #ASN