Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pakusari pada Sabtu petang, (27/6).
Langkah ini diambil di tengah sorotan tajam atas krisis lingkungan akibat gunungan sampah di lokasi tersebut yang kini telah mencapai ketinggian kritis di atas 30 meter.
Dengan volume kiriman yang mencapai ratusan ton setiap harinya, TPA Pakusari dinilai sudah mendekati titik jenuh.
Dalam sidak itu, Bupati Fawait menegaskan bahwa penanganan sampah di Jember tidak bisa lagi menggunakan metode konvensional yang lambat dan usang.
"Persoalan sampah ini sudah berlangsung cukup lama. Hari ini bukan saatnya mencari siapa yang salah, tetapi bagaimana kita bersama-sama menghadirkan solusi," kata Gus Fawait, sapaan dia, di hadapan tumpukan sampah yang menggunung.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan hadir melakukan pembenahan skala masif.
Salah satunya melalui proyek strategis nasional penanganan sampah di Jember, yang terpilih sebagai salah satu dari 20 kabupaten prioritas oleh pemerintah pusat.
Selain memantau infrastruktur, Gus Fawait juga menemui para pemulung dan sopir truk sampah guna memastikan aspek sosial di akar rumput tetap terakomodasi dalam rencana transisi teknologi ini.
"Kami juga mengharapkan dukungan masyarakat agar upaya penanganan sampah ini bukan lagi menjadi masalah nantinya, tapi bisa menjadi nilai ekonomi," harapnya. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh