Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Khawatir Program Disetop, Ribuan Pekerja Dapur MBG Kepung Gedung DPRD Jember

Maulana RJ • Sabtu, 20 Juni 2026 | 22:32 WIB
Aksi demo yang digawangi para pekerja dan mitra dapur MBG saat menggeruduk Gedung DPRD Jember, Sabtu siang (20/6/2026). (Maulana/JPRJ)
Aksi demo yang digawangi para pekerja dan mitra dapur MBG saat menggeruduk Gedung DPRD Jember, Sabtu siang (20/6/2026). (Maulana/JPRJ)

Radar Jember - Ribuan massa yang menamakan diri Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) melakukan aksi turun jalan dan mengepung Gedung DPRD Jember, Sabtu, 20 Juni 2026.

​Aksi ini bak serangan balik atas demonstrasi ratusan mahasiswa, Senin, 15 Juni lalu, yang gencar mengkritik karut-marut tata kelola Program Strategis Nasional (PSN), termasuk skandal dugaan korupsi proyek Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Kontras dengan mahasiswa, massa FMJM, yang terdiri atas pekerja dapur, pemasok bahan pangan, hingga emak-emak, ini justru menuntut program andalan pemerintah pusat tersebut tidak dihentikan.

​Massa mulai memadati kawasan double way Universitas Jember sejak pagi hari sebelum melakukan longmarch menuju gedung dewan menggunakan truk dan mobil elf. Di Jember, program MBG diklaim sudah menggerakkan ekonomi bawah; dari target 255 dapur gizi, sebanyak 219 di antaranya dilaporkan telah beroperasi.

​Massa mengakui adanya celah korupsi dan buruknya pengawasan di lapangan, namun mendesak agar Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi total ketimbang menghapus program secara keseluruhan.

​“Kalau program ini dihentikan, yang terdampak bukan hanya pemerintah, ada pekerja dapur, supplier, petani, pelaku usaha kecil, dan masyarakat,” kata Koordinator Aksi, Agus Nur Yasin, saat berorasi.

​Suasana ketat mendadak cair saat Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, turun menemui massa untuk membubuhkan tanda tangan komitmen di atas banner aksi. Begitu prosesi formal usai, politikus Partai Gerindra tersebut langsung dikepung rombongan emak-emak peserta aksi. Bukan untuk diamuk, para ibu ini justru berebut menyodorkan atribut demo demi mendapatkan tanda tangan pribadi sang Ketua Dewan.

​Merespons tekanan massa sekaligus antusiasme tak terduga tersebut, Gedung Parlemen Tegalboto berjanji akan meneruskan aspirasi ini ke pusat.

​“Pada intinya mereka menyampaikan aspirasi agar program-program strategis nasional tetap dilanjutkan dengan catatan ada beberapa evaluasi, terutama terkait perbaikan tata kelola,” kata Ahmad Halim selepas aksi.

Editor : Maulana RJ
#Makan Bergizi Gratis (MBG) #dapur MBG #Jember #Badan Gizi Nasional (BGN) #DPRD jember