Radar Jember - Pemkab Jember tengah ancang-ancang menggarap proyek infrastruktur lingkungan skala masif.
Bupati Jember Muhammad Fawait, mengungkapkan bahwa daerahnya segera kedatangan investasi jumbo bernilai lebih dari Rp1 triliun yang dikhususkan untuk sektor pengolahan sampah.
Nilai investasi yang fantastis ini digadang-gadang bakal menjadi titik balik krisis kedaruratan sampah di kota berpenduduk 2,6 juta jiwa lebih ini.
"Jember insyaallah akan ada investasi besar, kurang lebih Rp1 triliun lebih, untuk pengolahan sampah," katanya, usai pengukuhan Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan Forum Komunikasi Guru Ngaji, Selasa (16/6).
Bagi Jember, angka Rp1 triliun bukan sekadar urusan nominal, tetapi modalitas penting untuk memodernisasi tata kelola sampah yang selama ini membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang setiap harinya menerima kiriman sampah hingga ratusan ton.
Kendati investor kakap segera masuk, Bupati Fawait menegaskan bahwa teknologi mutakhir senilai triliunan rupiah tidak akan berjalan optimal tanpa adanya reformasi di tingkat hulu yakni kesadaran memilah sampah dari rumah tangga.
Baca Juga: Resmi Dikukuhkan, Gus Fawait Jadikan Forum Pesantren dan Guru Ngaji Mitra Strategis Bangun Jember
Ia optimistis masuknya modal besar ini mampu memutus rantai masalah lingkungan yang menahun sekaligus membawa Jember lebih ramah lingkungan atau go green.
"Mudah-mudahan ini menjadi salah satu jalan keluar untuk penanganan sampah di Jember," imbuh mantan anggota DPRD Jatim dua periode itu. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh