Radar Jember - Pemkab Jember resmi melepas ratusan Petugas Sensus Ekonomi 2026 ke seluruh penjuru Jember.
Langkah ini menandai dimulainya pendataan masif untuk penentu kebijakan pembangunan ekonomi daerah ke depan.
Bupati Jember Muhammad Fawait menilai momentum sensus ini cukup krusial sekaligus kesempatan bagi Jember untuk memiliki basis data yang kuat.
Menurut dia, akurasi data sangat menentukan efektivitas anggaran dan ketepatan program yang digulirkan pemerintah.
"Momen ini menjadi sangat penting untuk bisa betul-betul memetakan, sehingga bisa kita gunakan untuk proses penyusunan perencanaan pembangunan," katanya, saat memberikan keterangan terbuka, beberapa pekan lalu (15/5).
Sensus Ekonomi 2026 yang dimotori oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini dirancang untuk memetakan struktur ekonomi, menyaring potensi lokal yang belum tergali, hingga mendeteksi ketimpangan pasar yang perlu segera diintervensi oleh regulasi pemerintah.
Gus Fawait, sapaan dia, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pelaku usaha, memberikan informasi apa adanya tanpa ada yang ditutupi.
Ia menganalogikan pasokan data yang valid ini sebagai bentuk kontribusi sosial yang dampaknya akan kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk pembangunan yang tepat guna.
fawaitBaca Juga: BGN Moratorium Dapur Baru, Bupati Gus Fawait Malah Kebut Perluasan Penerima Manfaat MBG di Jember!
"Saya mengajak semua pihak untuk memberikan data yang rill, sehingga Pemkab Jember dan pemerintah pusat bisa merancang sebuah kebijakan yang betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat. Semoga ini menjadi jariyah untuk kita semuanya," pungkas Gus Fawait. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh