Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bupati Jember Ingatkan Kepala SPPG Agar Tak Lakukan Monopoli Logistik Dapur MBG

Maulana RJ • Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB
Gus Fawait memberikan keterangan saat penyerahan hibah 23 truk dan 25 pikap untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP), di depan Kantor Pemkab Jember (8/6). (Dok. Gus Fawait)
Gus Fawait memberikan keterangan saat penyerahan hibah 23 truk dan 25 pikap untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP), di depan Kantor Pemkab Jember (8/6). (Dok. Gus Fawait)

KALIWATES, Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait mengingatkan para pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta pengurus yayasan di Jember.

Ia mewanti-wanti agar tidak ada pihak yang berani memonopoli atau memotong jalur pasokan logistik dalam Program MBG dengan menyingkirkan pelaku usaha lokal.

​Langkah tegas ini ia sampaikan saat penyerahan hibah 23 truk dan 25 pikap untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP), di depan Kantor Pemkab Jember (8/6). "Ke depan, KDKMP inilah yang akan menjadi suplier dari keberadaan SPPG di Jember," katanya.

Baca Juga: Traktor Petani di Jember Bisa Minum Solar Berbahan Sampah Plastik, Lah Kok Bisa?

Gus ​Fawait, sapaan dia, menegaskan bahwa mata rantai pasokan kebutuhan MBG di Jember wajib hukumnya melalui KD/KMP. Langkah ini demi memastikan perputaran uang dari program triliunan rupiah itu murni dinikmati oleh masyarakat bawah, bukan korporasi besar.

​Ia mensinyalir adanya potensi celah monopoli yang mengesampingkan peran usaha mikro di tingkat desa. ​“Saya ingatkan kepada para kepala SPPG, pengurus yayasan, yang tidak melibatkan UMKM, yang tidak melibatkan KDKMP, untuk berhati-hati. Jangan main-main, kepolisian kejaksaan sedang memantau,” katanya, mengingatkan.

Baca Juga: Sejumlah Dapur MBG di Jember Mogok Operasi! Imbas Mantan Petinggi BGN Terseret Korupsi?

Gus Fawait menambahkan bahwa KD/KMP dibentuk bukan untuk menjadi pesaing baru bagi toko kelontong atau swasta yang sudah ada. Tapi mengunci ruang-ruang ekonomi agar tidak dikuasai segelintir spekulan. ​"Pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro, dan mengurangi ketimpangan pendapatan, itulah filosofi koperasi," tambah dia.

Editor : Maulana RJ
#Makan Bergizi Gratis (MBG) #Jember #SPPG #Koperasi Desa Merah Putih #Gus Fawait