PATRANG, Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait melempar sinyal kuat terkait rencana jangka panjang, melakukan perombakan dalam pola rekrutmen pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember.
Di hadapan ratusan Kepala SDN dan SMPN, pengawas, camat, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ia mengkritik keras model penempatan pejabat struktural yang kerap diisi oleh figur yang buta terhadap realitas dunia sekolah.
"Saya menginginkan ada bibit-bibit baru yang nanti bisa menjadi punggawa baru di Dinas Pendidikan yang berasal dari kepala sekolah SD maupun SMP," kata pria yang akrab disapa Gus Fawait ini, saat memberi pengarahan, (23/5).
Langkah ini dinilai sebagai otokritik sekaligus upaya memutus mata rantai birokrasi yang tidak adaptif.
Sinyal reformasi birokrasi ini diprediksi akan mengubah peta demografi jabatan di Dispendik Jember.
Lebih jauh, ia menilai, calon pemimpin instansi yang mengurusi hajat hidup pendidikan masa depan idealnya lahir dari rahim praktisi yang paham betul dinamika di akar rumput, bukan sekadar titipan administratif.
"Jangan sampai orang yang jadi pimpinan di Dinas Pendidikan justru tidak paham dan tidak tahu proses yang terjadi di sekolah-sekolah. Yang paling pas itu diangkat dari kepala sekolah SD dan SMP," tambah Gus Fawait.
Editor : Maulana RJ