PATRANG, Radar Jember - Salah satu kanal aduan resmi besutan Bupati Jember Muhammad Fawait, Wadu Guse, terus bertransformasi mengakomodasi berbagai aspirasi publik. Tidak hanya sebagai kanal aduan langsung yang masuk ke meja bupati, tetapi juga wadah ide-ide dan gagasan.
Bahkan Bupati Fawait, secara khusus meminta para kepala sekolah, guru, hingga pengawas tidak lagi menyembunyikan ide kreatif dan prestasi mereka. Ia menyayangkan jika inovasi-inovasi yang lahir di lembaga pendidikan Jember layu sebelum berkembang akibat terhambat birokrasi yang kaku.
"Maka inovasi-inovasi panjenengan semua, jangan sampai seperti permata di dalam sungai. Silakan sampaikan ke Wadul Guse. Jadi, Wadul Guse ini bukan sekadar menyerap masalah," katanya, belum lama ini, (23/5).
Mantan legislator Jatim ini menegaskan, kanal digital tersebut tidak hanya dirancang untuk menerima keluhan atau laporan sarana prasarana yang rusak, tetapi sebagai panggung apresiasi.
Ia mencontohkan respons cepat yang diberikan kepada pelajar yang diterima dan mendapat apresiasi dari pendapa, seusai menjuarai lomba tingkat nasional, belum lama ini.
Ada pula siswa berprestasi dari Ambulu yang langsung mendapat atensi pemkab usai melapor via kanal Wadul Guse tersebut.
Tidak hanya pada institusi pendidikan dan pemerintahan, aspirasi maupun ide-ide dan gagasan dari masyarakat Jember, juga terbuka untuk diakomodasi. "Jangan cuma masalah saja yang dilaporkan ke Wadul Guse, salah satunya juga bisa ide-ide, termasuk hasil atau kinerja para jajaran," tambah dia.
Editor : Maulana RJ