Radar Jember - Pemkab Jember resmi membuka pintu bagi ekspansi investasi dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Langkah ini ditandai dengan kunjungan resmi Delegasi Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, bersama Konsulat Jenderal RRT di Surabaya, di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Selasa malam (2/6).
Dalam pertemuan strategis itu, pihak Tiongkok disebut-sebut menuntut adanya jaminan keamanan hukum dan operasional bagi iklim investasi di Jember.
Hal ini menjadi krusial mengingat salah satu investor asal Kota Jinhua saat ini, PT Semen Imasco Asiatic Puger, dari Hongshi Holding Group, berpusat di Jinhua, Tiongkok.
Merespons hal itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan Pemkab Jember berkomitmen penuh untuk mempermudah jalur birokrasi dan menjaga stabilitas keamanan bagi para pengusaha.
Kendati demikian, ia memberikan catatan tebal: kerja sama ini tidak boleh pincang dan wajib menganut asas keadilan yang setara.
"Tentu setiap orang mau berinvestasi, para pengusaha ingin memastikan keamanan. Dan kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga keamanan dan mempermudah semua investasi yang masuk ke Jember," katanya.
Ia juga menyatakan tidak ingin Jember hanya menjadi penonton di tengah serbuan modal asing. Namun harus menguntungkan kedua belah pihak.
"China harus untung, Indonesia harus untung, Jember harus untung, termasuk rakyat Jember," katanya.
Meskipun baru tahap penjajakan, kerja sama bilateral ini diproyeksikan mencakup beberapa hal.
Mulai soal pengelolaan sampah, ekonomi, penjajakan bertajuk Sister City yang direncanakan melebar ke sektor pendidikan dan kesehatan.
"Saya berharap Jinhua dan Jember bekerja sama membangun model pertukaran budaya, kerja sama ekonomi dan perdagangan, serta pengembangan industri antara kedua wilayah, yang akan memberikan momentum baru bagi perkembangan hubungan bilateral," kata Konsulat Jenderal RRT di Surabaya, Mr. Ye Su, saat memberi paparan. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh