Radar Jember - Rute penerbangan Jember - Surabaya PP yang kembali diaktifkan di Bandara Notohadinegoro Ajung, Senin (20/6), diyakini bakal semakin mempermudah mobilitas masyarakat.
Langkah ini dipuji sebagai bentuk pemerataan keadilan bagi masyarakat Jember yang selama ini terkendala durasi perjalanan darat yang melelahkan.
Peresmian ini dihadiri langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait beserta jajaran Forkopimda, serta Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Rivqy Abdul Halim, yang ikut serta dalam rombongan mendarat perdana, Presiden Direktur Lion Group, Daniel Putut Adi Kuncoro.
Dalam paparannya, Rivqy Abdul Halim menilai kehadiran rute Wings Air yang melayani penerbangan 4 kali seminggu (Senin, Rabu, Jumat, Minggu) ini dianggap sebagai solusi konkret.
"Hari ini kita ke Surabaya melalui jalur darat butuh 5 - 6 jam, menggunakan kereta api butuh 4 jam. Tadi saya terbang dari Surabaya ke sini (Jember) hanya butuh waktu 40 menit saja. Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan?" kata Gus Rivqy, sapaannya.
Ia berharap pembukaan rute yang melengkapi rute Jakarta dan Bali ini menjadi momentum penting agar Jember kian terkoneksi secara nasional.
"Tentu keberhasilan pembukaan rute ini memerlukan dukungan semua pihak, termasuk dukungan seluruh masyarakat," tambah legislator Dapil Jember Lumajang itu.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mengupayakan agar Bandara Notohadinegoro tetap dipercaya oleh maskapai penerbangan.
"Boleh bandara Jember seperti balai desa, tetapi di dalamnya ada Cigarelos dan penerbangannya nanti semakin banyak," katanya.
Di tengah keterbatasan fasilitas bandara, ia optimistis kemudahan aksesibilitas via udara ini akan membuat mobilitas warga Jember melesat.
"Kami tidak bisa jalan sendiri, kami selalu bantu, dikawal, bahwa Jember bisa dipercaya kembali, sehingga kita dapat terus memajukan Jember ini," pungkas Gus Fawait. (mau/c2/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh