Radar Jember - Pemkab Jember menegaskan komitmen penuh untuk menggenjot akselerasi pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir yakni Jalur Lintas Selatan (JLS), yang membelah wilayah Kecamatan Gumukmas dan sekitarnya.
Proyek strategis nasional ini ditargetkan selesai tahun 2029 mendatang.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.
"Insyaallah pengerjaan JLS akan berlanjut di tahun 2026 ini dengan estimasi total anggaran mencapai Rp 3 triliun hingga sampai selesai di tahun 2029," katanya, saat memimpin peninjauan kawasan pesisir selatan Jember, bareng TNI AL, Minggu (25/5).
Gus Fawait, sapaan akrab dia, menyatakan bahwa koordinasi dan kolaborasi lintas sektoral secara berkala akan terus diperkuat, baik bersama pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, demi menjamin asas kebermanfaatan JLS ini.
Menurutnya, pesisir selatan Jember yang menyandang predikat sebagai pemilik garis pantai terpanjang kedua di Jawa Timur, secara historis masih terjebak sebagai salah satu kantong kemiskinan dengan angka yang cukup mencolok.
Ia berharap kehadiran infrastruktur kelas berat ini diharapkan menjadi pemutus rantai keterbelakangan tersebut.
"JLS ini punya potensi yang luar biasa, termasuk pariwisata dan lain sebagainya. Kalaupun ada aktifitas ekonomi, hal itu harus berdampak pada pengentasan kemiskinan masyarakat Jember, khususnya masyarakat sekitar pesisir ini," tambah Gus Fawait. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh