Radar Jember - Tradisi religi warisan sang wali, KH. Moch. Hamim Jazuli, atau Gus Miek, terbukti tak lekang oleh waktu.
Sabtu (23/5), Kantor Pemkab Jember kembali diserbu ratusan jemaah dari berbagai daerah. Mereka hadir untuk larut dalam khusyuknya Majelis Semaan Alquran dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek.
Event spiritual ini menjadi kali kedua berturut-turut digelar di pusat pemerintahan Jember sejak 2025.
Langkah Pemkab Jember yang konsisten memfasilitasi majelis ini menuai apresiasi luas dari para kiai, gus, dan tokoh masyarakat.
Selain menjaga warisan sang wali, agenda ini dinilai sukses memperkuat kebersamaan warga.
Bupati Jember Muhammad Fawait yang hadir langsung di tengah-tengah jemaah tidak bisa menyembunyikan rasa harunya.
Berbicara di panggung, ia merendah seraya menyatakan kekagumannya pada sosok Gus Miek.
“Saya hanya seorang santri yang tidak punya apa-apa kecuali rasa cinta kepada wali Allah, kepada Gus Miek dan dzurriyah beliau-beliau.” katanya.
Gus Fawait memastikan, Pemkab Jember akan selalu terbuka dan siap pasang badan untuk memfasilitasi kegiatan keagamaan yang membawa dampak positif bagi ketenangan batin masyarakatnya.
“Untuk kegiatan yang berkaitan dengan majelis ini, Pemkab Jember siap ikut serta membumikan majelis ini semampu kami sebagai kepala daerah. Kami berharap doa dari para kiai, para gus, dan seluruh jemaah untuk Kabupaten Jember,” pungkas Gus Fawait. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh