Radar Jember - Kerja keras dan inovasi tanpa henti yang ditunjukkan Jember dalam mengatasi kemiskinan ekstrem berbuah manis di level tertinggi pemerintahan.
Jember didapuk sebagai pionir daerah yang sukses melahirkan formula penanganan kemiskinan paling efektif.
Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) bahkan memberikan apresiasi langsung kepada Bupati Jember Muhammad Fawait.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Sumule, saat forum nasional Sosialisasi Rinduk dan Inovasi Daerah, di Jakarta, Kamis (21/5).
BP Taskin menilai model percepatan pengentasan kemiskinan yang diterapkan di Jember sangat layak dan matang untuk direplikasi secara nasional oleh kabupaten dan kota lain di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menyambut penghargaan ini dengan kerendahan hati dan menyebutnya sebagai pecutan bagi internal Pemkab Jember untuk terus mematangkan konsep program ke depan.
"Kami belum selesai. Desil 1 bukan akhir, masih ada desil 2 dan seterusnya, dan izin itu matangkan lagi konsepnya di internal kami," kata Gus Fawait, dalam petikan orasinya yang disiarkan secara live streaming (21/5).
Apresiasi dari BP Taskin ini menjadi bukti pengakuan pusat bahwa ikhtiar yang dilakukan Jember berada pada jalur yang tepat dan visioner, sekaligus mengukuhkan posisi Bupati Gus Fawait sebagai salah satu kepala daerah progresif dalam menerjemahkan visi besar program prioritas presiden dalam pengentasan kemiskinan.
Gus Fawait juga menegaskan pentingnya bimbingan berkelanjutan agar sinergi pusat dan daerah tetap solid.
"Kami mohon arahan dan bimbingan tentunya kepada bapak-bapak yang ada di pemerintah pusat, terkait apa yang kami lakukan di Jember ini adalah ada ikhtiar kami, bagaimana kemiskinan ini bisa terus diurai," tambah Gus Fawait. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh