Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

18 Bocah TK Keracunan Menu MBG di Jember, 4 di Antaranya Harus Opname

Maulana RJ • Kamis, 21 Mei 2026 | 06:43 WIB
Sejumlah korban keracunan MBG saat dilarikan ke RSU Kaliwates dan menjalani perawatan intensif, Rabu (20/5/2026) malam. (Dok. Satgas)
Sejumlah korban keracunan MBG saat dilarikan ke RSU Kaliwates dan menjalani perawatan intensif, Rabu (20/5/2026) malam. (Dok. Satgas)

Kaliwates, Radar Jember - Tragedi memilukan menimpa belasan murid Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Kaliwates, Jember. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya membawa nutrisi baik, justru berujung petaka. 

Sebanyak 18 anak dilaporkan mengalami keracunan massal setelah menyantap makanan yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mitra Kaliwates 7 yang berlokasi di Jalan Teratai, Kecamatan Kaliwates, Jember.

​Hingga Rabu (20/5) malam, dampak keracunan massal tersebut memaksa sejumlah anak-anak harus dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas untuk mendapatkan perawatan intensif. Tercatat, 4 anak terpaksa menjalani opname di Rumah Sakit Umum Kaliwates (RSUK), 1 anak dirawat di Puskesmas Kaliwates, 1 anak di PKM Jember Kidul, sementara korban lainnya menjalani rawat jalan.

Baca Juga: 207 Dapur MBG di Jember Sudah Ngebul Layani Penerima, Kepala BGN: Saya Harap Jadi 400 Dapur

Menanggapi insiden fatal ini, Penjabat (Pj) Sekda Jember sekaligus Ketua Satgas MBG, Achmad Imam Fauzi, langsung mengambil sikap konkrit dan tanpa kompromi. Satgas MBG secara tegas meminta agar SPPG Mitra Kaliwates 7 segera ditutup total.

​"Satgas akan tegas meminta penutupan SPPG tersebut," kata Fauzi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5) pagi. 

Fakta mengejutkan pun terkuak. Fauzi membeberkan bahwa SPPG di Jalan Teratai tersebut sebenarnya sudah sering masuk dalam radar pengawasan karena kerap dikeluhkan oleh masyarakat melalui kanal pengaduan resmi besutan Bupati Jember Muhammad Fawait yakni, Wadul Guse. 

Kendati sudah berulang kali diingatkan, pengelola SPPG tampaknya abai hingga akhirnya menyulut petaka keracunan masal ini.

​Belajar dari kelalaian fatal ini, Satgas MBG Jember berjanji akan bergerak lebih agresif. Melalui jaringan institusi di dalamnya, satgas memastikan bakal proaktif turun ke lapangan untuk memeriksa secara langsung kondisi sanitasi dan kelayakan seluruh dapur MBG di tingkat kecamatan.

Baca Juga: Respon Santai Kepala BGN Soal MBG Banjir Kritikan di Medsos

Fauzi menambahkan, tragedi yang menimpa anak-anak usia dini ini juga memantik atensi langsung dari orang nomor satu di Jember. Ia mengatakan, Bupati Gus Fawait menyampaikan rasa sesal yang mendalam atas kelalaian penyediaan makanan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada para korban serta orang tua murid.

​"Bupati Jember menyesalkan kejadian tersebut dan mohon maaf pada korban dan orang tua korban. Semoga kejadian ini adalah kejadian terakhir terjadi di Kabupaten Jember," pungkas Imam Fauzi.

Editor : Maulana RJ
#Jember #SPPG #keracunan makanan #keracunan mbg #Makan Bergizi Gratis