Radar Jember - Kehadiran Bupati Jember Muhammad Fawait dalam acara peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5), menjadi instrumen keadilan ekonomi yang siap mengubah peta kesejahteraan masyarakat desa, termasuk di Kabupaten Jember.
Gus Fawait menilai, keberadaan KDMP ini akan memaksa perputaran uang tetap berada di tingkat desa, menggerakkan daya beli masyarakat lokal seperti petani, peternak, dan UMKM di pelosok.
Sehingga tanpa khawatir produknya jatuh di tangan para spekulan karena wadah proteksi ekonomi telah resmi beroperasi.
Baca Juga: Ini Rekam Jejak 3 Direksi Baru PDP Kahyangan Jember Pilihan Bupati Gus Fawait
"Semangat itu (pemulihan ekonomi dari desa) pula yang terus kami ikhtiarkan dalam membangun Jember Baru. Jember yang semakin dekat dengan warganya, cepat merespons kebutuhan masyarakat, serta kokoh dalam nilai gotong royong," kata Gus Fawait, dalam keterangan resminya (17/5).
Ia menambahkan bahwa Jember harus bergerak cepat menyusun regulasi pendukung tingkat daerah agar akselerasi bantuan modal, distribusi pupuk, dan penyerapan hasil tani lewat KDMP berjalan tanpa hambatan birokrasi.
Ia optimistis, integrasi antara kebijakan makro ekonomi Presiden dengan eksekusi mikro di tingkat Kabupaten, akan menciptakan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi yang riil menyebar merata dari pinggiran.
"Amanah kepemimpinan ini harus dijalankan dengan keberpihakan yang nyata. Bersama rakyat, kita bergerak maju untuk perubahan yang lebih baik," imbuh Gus Fawait. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh