Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ini Rekam Jejak 3 Direksi Baru PDP Kahyangan Jember Pilihan Bupati Gus Fawait

Maulana RJ • Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:06 WIB
Tiga direksi PDP Kahyangan Jember (dari kiri) Nyoman Aribowo sebagai Direktur Produksi, Pemasaran dan Pengembangan; Dima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan; dan Gogot Cahyo Baskoro sebagai Direktur Utama. (Dok. Diskominfo)
Tiga direksi PDP Kahyangan Jember (dari kiri) Nyoman Aribowo sebagai Direktur Produksi, Pemasaran dan Pengembangan; Dima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan; dan Gogot Cahyo Baskoro sebagai Direktur Utama. (Dok. Diskominfo)

Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait resmi melantik jajaran Direksi Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember periode baru di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (13/5) malam. Langkah perombakan total ini menarik perhatian publik lantaran nakhoda baru badan usaha milik daerah (BUMD) perkebunan tersebut kini diisi oleh trio aktivis yang dikenal memiliki kedekatan politik erat dengan sang bupati.

Tiga direksi baru yang dilantik tersebut adalah Gogot Cahyo Baskoro sebagai Direktur Utama, Dima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan, serta Nyoman Aribowo sebagai Direktur Produksi, Pemasaran, dan Pengembangan.

"Tiga-tiganya adalah aktivis, tidak boleh baperan, tidak anti-kritik, berpikirnya harus out of the box dan buktikan dengan kinerja dan perangkaan," tegas Bupati Gus Fawait, usai pelantikan.

Baca Juga: Karut-Marut Data Kependudukan Jember Terbongkar! Puluhan Ribu Orang Mati Masih Tercatat Hidup dan Terima Insentif!

Penunjukan Gogot, Dima, dan Nyoman langsung memicu sorotan tajam mengenai latar belakang mereka. Bukan rahasia lagi di kalangan publik Jember bahwa ketiga figur ini merupakan aktor intelektual di balik kemenangan pasangan Muhammad Fawait dan Djoko Susanto pada Pilkada Jember 2024 lalu. 

Sebelum menduduki kursi empuk direksi, ketiganya merupakan pilar utama tim sukses pemenangan Gus Djos (Gus Fawait -Djoko). Gogot saat itu sebagai ketua timses, Dima sebagai sekretaris dan Nyoman sebagai anggota.

Rekam jejak mereka di kancah pergerakan dan birokrasi lokal juga cukup panjang.

Gogot Cahyo Baskoro, dikenal luas sebagai mantan komisioner KPU Provinsi Jawa Timur dua periode dan eks komisioner KPU Jember. Pengalaman panjangnya di dunia penyelenggara pemilu membuatnya matang dalam manajemen konflik dan pemetaan taktis.  

Sementara Dima Akhyar, merupakan mantan Ketua Bawaslu Jember. Sebagai mantan pengawas pemilu, Dima dikenal memiliki akurasi regulasi yang kuat—modal penting untuk membenahi internal keuangan PDP Kahyangan yang kerap diterpa isu efisiensi.

Dan Nyoman Aribowo, merupakan mantan anggota DPRD Jember yang memiliki pemahaman mendalam tentang kebijakan publik, anggaran, dan sektor riil di Jember.

Baca Juga: Singgung Pesan Prabowo, Gus Fawait Warning Fenomena Deep State ASN di Birokrasi Jember

Tak hanya kompak di tim sukses Pilkada, pasca-kemenangan Fawait-Djoko, ketiga tokoh ini juga sempat dipercaya masuk dalam Tim Pemetaan dan Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Jember. Posisi di TP3D inilah yang membuat mereka dinilai sudah mengantongi peta masalah makro Kabupaten Jember, termasuk rapor merah kemiskinan dan stunting.

Bupati Gus Fawait menepis anggapan bahwa penunjukan ini sekadar bagi-bagi jatah politik pasca-pilkada. Ia justru menyebut latar belakang aktivis inilah yang dicari untuk menyelamatkan BUMD.

"Saya pilih karena salah satunya adalah latar belakang ya. Kalau aktivis itu biasanya fighter (petarung) dan tidak baperan. Itu yang paling penting," katanya.

Ia menantang jajaran direksi baru ini untuk langsung membenahi pondasi perusahaan dalam satu tahun pertama. Jika gagal atau jalan di tempat, ia mengisyaratkan adanya sanksi moral dan evaluasi berat. "Ya tentu malu dong kalau satu tahun enggak ada progres," cetusnya.

Editor : Maulana RJ
#Jember #PDP Kahyangan #bumd #TP3D #Gus Fawait