TANGGUL, Radar Jember - Pemerintah daerah menjanjikan wajah pembangunan tidak hanya berpusat di kota, tapi menyasar wilayah pinggiran. Hal itu diyakini sebagai bentuk jawaban atas hak publik yang selama ini merindukan sentuhan estetika dan kenyamanan fasilitas umum.
Salah satu yang masuk dalam bidikan utama Pemkab Jember adalah rehabilitasi Alun-alun Kecamatan Tanggul, yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Jember barat.
Bupati Jember Muhammad Fawait, menegaskan rencana perbaikan Alun-alun Tanggul bukan sekadar soal keindahan visual, tetapi simbol keadilan bagi seluruh pembayar pajak di kota berpenduduk 2,6 juta jiwa ini.
"Saya ingin melakukan pemerataan pembangunan. Kita tahu Alun-alun Jember sudah bagus, tapi masyarakat yang di pinggir-pinggir kan juga ingin menikmati alun-alun yang bagus," katanya, di sela-sela meresmikan MPP mini di Kantor Kecamatan Tanggul, (4/5/2026).
Baca Juga: Sowan Maraton Gus Fawait Temui 4 Kementerian dan Badan di Jakarta, Apa Saja Hasilnya untuk Jember?
Gus Fawait, sapaan akrab dia, menyatakan keinginannya bukan sekedar memugar Alun-alun. Ia menginginkan Alun-alun kecamatan dapat menjadi motor penggerak ekonomi melalui pemberdayaan UMKM hingga adanya street food.
Meski begitu, ia meminta masyarakat untuk bersabar. Pasalnya, transformasi besar-besaran ini tidak bisa bim salabim, tapi butuh waktu dan proses.
"Seluruh warga Jember yang membayar pajak memiliki hak yang sama. Tentu semua perlu waktu dan berproses, tidak bisa langsung selesai semua. Ini bertahap, tapi yang jelas sedang berproses," pungkas dia.
Editor : Maulana RJ