Radar Jember - Kolaborasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat demi merealisasikan program-program prioritas terus digencarkan. Salah satunya upaya menekan angka kemiskinan ekstrem.
Bupati Jember Muhammad Fawait belakangan gencar sowan ke sejumlah kementerian, termasuk badan/lembaga, demi program-program pengentasan kemiskinan di Jember mendapatkan amunisi tambahan dari pemerintah pusat.
Salah satu yang dikunjunginya yakni Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Jakarta (7/5). Dalam lawatannya bersama Sekda dan anggota TP3D itu, Bupati Gus Fawait mengemukakan keinginannya agar program pemerintah pusat dalam mengatasi kemiskinan bisa disinergikan dengan daerah.
Salah satunya program Perhutanan Sosial, yang diampu Kemenhut. "Alhamdulillah. Kementerian bisa membantu kami, menjadi salah satu instrumen untuk mengatasi kemiskinan di Jember," kata Gus Fawait, dalam petikan keterangan resmi dari Kemenhut, (8/5).
Ia juga menyatakan keseriusannya ini juga telah diikuti oleh seluruh ASN di Jember yang telah melakukan Verval di Desil 1, demi memastikan data-data kemiskinan termutakhir dan menjadi sasaran utama untuk intervensi bantuan dari pemerintah.
"Kami ingin menyempurnakan (data), dengan telah memerintah seluruh ASN Jember melakukan Verval," imbuh Gus Fawait.
Saat audiensi itu, rombongan Gus Fawait diterima langsung oleh Menhut Raja Juli Antoni dan Wamenhut Rohmat Marzuki, beserta jajarannya.
"Dari hasil pertemuan ini, kami jajaran Kementerian Kehutanan dan Pemkab Jember sepakat bahwa program Perhutanan Sosial bisa menjadi salah satu solusi dari permasalahan ini," kata Menhut Raja Juli, dalam keterangan resminya.
Ia juga berharap kolaborasi ini dapat secara efektif menekan kemiskinan ekstrem dan membawa manfaat nyata untuk kesejahteraan masyarakat Jember.
"Diharapkan upaya ini juga mampu menjaga kelestarian hutan untuk generasi mendatang," imbuh politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh