Lain dari yang Lain! Jember Rayakan May Day dengan Aksi Out of the Box, Pesan Damai Gus Fawait Bikin Semua Pihak Adem!
Maulana RJ• Sabtu, 2 Mei 2026 | 09:43 WIB
HANGAT: Gus Fawait bersama sejumlah pekerja yang tergabung dalam asosiasi buruh/pekerja, saat Perayaan Hari Buruh 1 Mei (May Day) di Pendapa Wahyawibawagraha (1/5). (DOK. GUS FAWAIT)
Radar Jember - Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei atau May Day di Jember tahun 2026, berlangsung dengan atmosfer yang berbeda.Bertempat di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (1/5), pemerintah daerah bersama jajaran Forkopimda, pengusaha, dan serikat pekerja, merayakan momentum ini dengan aksi damai yang religius dan guyub.Bupati Jember Muhammad Fawait, menegaskan bahwa Jember terus konsisten melakukan langkah out of the box dalam merangkul kaum buruh.
Jika tahun sebelumnya Jember sukses dengan agenda jalan sehat, tahun ini peringatan ditingkatkan melalui kolaborasi makan bersama, pengajian, hingga doa bersama."Hari ini kita sampaikan pesan damai dari Jember. Pengusaha, pekerja, pemerintah, dan Forkopimda harus rukun dan guyub," katanya, saat ditemui di pendapa (1/5).Sinergi yang terjalin antara buruh, pengusaha, dan pemerintah diharapkan menjadi motor penggerak Jember untuk berkontribusi lebih besar bagi Indonesia.Peringatan May Day 2026 ini pun ditutup dengan optimisme tinggi akan kebangkitan ekonomi Jember di masa depan. Baca Juga: Gus Fawait Sentil ASN Jember yang Mengeluhkan Verval: Kalau Dikasih Kebijakan Manis Terus Bisa Diabet!"Semua berjalan beriringan dengan damai. Insya Allah, kerukunan hari ini menjadi pertanda Jember akan bangkit," imbuh Gus Fawait.Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jember, Taufiq Rahman, menyatakan bahwa SPSI tetap berada dalam barisan kolaborator pemerintah untuk membangun Jember.Menurut dia, selama kebijakan yang diambil berpihak pada peningkatan kesejahteraan buruh dan keluarganya, dukungan penuh akan diberikan. "Kami berkomitmen untuk selalu mendukung dan berkolaborasi dengan Pemkab. Fokus utama kita adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarga mereka ke depannya," kata Taufiq. (mau/bud) Editor : Imron Hidayatullahh