Radar Jember - Pemkab Jember bersiap kembali membuka program Beasiswa Cinta Bergema untuk mahasiswa S1 pada tahun 2026.
Program ini menjadi kelanjutan dari tahun sebelumnya yang mendapat antusias tinggi dari kalangan mahasiswa.
Saat ini, proses pembukaan masih menunggu tahapan verifikasi dan validasi data penerima.
Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono, mengatakan, pencairan dan pembukaan beasiswa tahun ini ditargetkan pada akhir April.
Namun, hingga kini proses tersebut masih berjalan karena harus memastikan seluruh data penerima valid.
Verifikasi dilakukan untuk memastikan mahasiswa masih aktif, belum lulus, tidak pindah, serta tidak menerima beasiswa lain.
“Rencananya akhir April ini sudah bisa dibuka, tapi saat ini masih menunggu proses verval yang terus berjalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2025 lalu, kuota beasiswa ditetapkan sebanyak 8.000 mahasiswa.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.162 mahasiswa telah lolos hingga tahap penetapan sebagai penerima.
Untuk tahun 2026, kuota tetap dipertahankan di angka yang sama, tapi mekanismenya disesuaikan dengan hasil verifikasi ulang terhadap penerima lama.
Menurut Arief, mahasiswa penerima beasiswa tahun sebelumnya bisa melanjutkan bantuan, selama memenuhi syarat yang ditentukan.
Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Jika masih sesuai ketentuan, seperti tidak menerima beasiswa lain dan masih aktif kuliah, maka akan tetap menerima,” jelasnya.
Sementara itu, kuota baru akan dibuka menyesuaikan jumlah kekosongan dari hasil verifikasi tersebut.
Jika terdapat penerima lama yang tidak lagi memenuhi syarat atau mengundurkan diri, maka kuota itu akan dialihkan kepada calon penerima baru.
“Misalnya yang lanjut hanya 7.000, maka kami buka lagi 1.000 untuk memenuhi total kuota 8.000,” katanya.
Arief juga memastikan bahwa pencairan beasiswa tinggal menunggu penyelesaian kerja sama dengan perguruan tinggi.
Saat ini, proses penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) masih berlangsung dengan lebih dari 90 kampus.
Banyaknya kampus ini membuat proses penerimaan beasiswa juga sedikit lebih panjang. (kin/bud)