Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait, mematok target ambisius, membawa RSD dr. Soebandi naik kelas menjadi rumah sakit tipe A pada tahun 2029 mendatang.
Target ini bagian dari visi besarnya menjadikan Jember sebagai destinasi wisata medis (Medical Tourism) baru di Indonesia.
Tidak hanya Soebandi, Gus Fawait, sapaan dia, menyatakan upaya ini juga akan diikuti oleh RSD Balung dan RSD Kalisat.
Tiga RSD ini semua telah bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang tidak hanya sehat secara finansial, tetapi juga memiliki keunggulan operasional.
"Dari pelayanan, pendapatan juga telah melompat jauh. Insya Allah tiga rumah sakit kita akan kembali menjadi BLUD yang sehat," katanya, saat forum Pro Guse Update, di RSD dr. Soebandi, Kamis (23/4) malam.
Di awal kepemimpinannya, 3 RSD di Jember itu sempat terpuruk akibat krisis finansial. Namun, melalui perbaikan manajemen yang masif, termasuk melalui UHC, kini rumah sakit lebih sehat secara finansial.
"Dan ujungnya ini, memberikan pelayanan yang baik, serta menjamin kesejahteraan para nakes-nya," katanya.
Lebih lanjut, Gus Fawait masih berekspektasi besar menjadikan Jember bukan saja dikenal akan destinasi wisata alamnya maupun kotanya, namun juga wisata medisnya.
Mereplikasi kesuksesan Penang, Malaysia, sebagai kiblat medis di Asia Tenggara.
Karena itu, target menjadi rumah sakit tipe A di tahun 2029, menjadi langkah krusial untuk memperkuat layanan, meningkatkan kepercayaan, sekaligus menaikkan standar pelayanan kesehatan daerah ke level internasional.
"Saya mohon do'a semoga kita bisa segera menuju ke sana," pungkas Gus Fawait. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh