Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait, akhirnya angkat bicara terkait kabar pengerahan ASN, yang ramai di media sosial baru-baru ini.
Ia mengaku memang menginstruksikan seluruh ASN turun ke lapangan untuk verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan.
Ia menilai, data kemiskinan yang ada selama ini perlu diperbarui agar intervensi pemerintah, seperti bantuan sosial, benar-benar tepat sasaran.
"Kita tidak bisa hanya mengandalkan data di atas meja, kita butuh data yang riil dan up-to-date. Karena itu, kami kerahkan para ASN," katanya, saat memberi paparan secara live streaming, Minggu (19/4).
Gus Fawait, sapaan akrab dia, menegaskan bahwa peran ASN tidak sebatas urusan administrasi di kantor, tapi memiliki tanggung jawab moral dan profesional, memastikan setiap kebijakan pemerintah, termasuk penanganan kemiskinan, menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.
"Saya ingin memastikan tidak ada lagi warga yang berhak menerima bantuan justru terlewat, dan sebaliknya. Kami serius, dan saya akan memantau langsung progresnya di lapangan," katanya.
Sedikitnya ada 22 ribu ASN, yang terdiri dari PPPK paruh waktu hingga pejabat tinggi. Mereka dilibatkan untuk memverifikasi sekitar 97 ribu warga miskin kategori Desil 1 berdasarkan data Dinas Sosial.
Diperkirakan setiap ASN mendapat tugas memverifikasi tiga hingga lima warga, sehingga diprediksi rampung dalam sepekan.
Gus Fawait meyakinkan, dengan data kemiskinan lebih akurat, program pengentasan kemiskinan dapat memberikan dampak yang lebih signifikan dan terukur.
Sebaliknya, data yang lemah, berpotensi membuat penanganan tidak tepat sasaran.
"Ini bukan sekadar tugas tambahan, ini adalah panggilan kemanusiaan. Kita harus pastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan oleh pemerintah benar-benar membantu mereka yang memang berhak, demi Jember yang lebih sejahtera dan berkeadilan," pungkas Gus Fawait. (mau/nur)
Tuntaskan Kemiskinan dari Data*
• Mendesak perbaruan data
• Sasar 97.000 warga di Desil 1
• Ditarget agar Bansos tepat sasaran
• Melibatkan total 22 ribu ASN se-Jember
• Verval data secara Door-to-Door
• Setiap ASN memverifikasi 3-5 warga
• Diperkirakan rampung dalam 1 pekan
*SUMBER: Diolah dari berbagai sumber.
Editor : Imron Hidayatullahh