Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

207 Dapur MBG di Jember Sudah Ngebul Layani Penerima, Kepala BGN: Saya Harap Jadi 400 Dapur

Maulana RJ • Jumat, 17 April 2026 | 22:08 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana, didampingi Bupati Jember Gus Fawait (kiri), saat peresmian Dapur MBG Yayasan Cahaya Sholawat Nusantara, Desa Wringi Agung, Kecamatan Jombang, Jember Kamis (16/4/2026). (Foto: Maulana/Radar Jember)
Kepala BGN Dadan Hindayana, didampingi Bupati Jember Gus Fawait (kiri), saat peresmian Dapur MBG Yayasan Cahaya Sholawat Nusantara, Desa Wringi Agung, Kecamatan Jombang, Jember Kamis (16/4/2026). (Foto: Maulana/Radar Jember)

Radar Jember - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, tak segan menyebut Kabupaten Jember sebagai contoh sukses bagi kabupaten lain di seluruh Indonesia dalam urusan data penerima manfaat program MBG. 

Kelengkapan data penerima manfaat di Jember, disebut Dadan, memudahkan pusat dalam memetakan kebutuhan gizi dan alokasi anggaran secara presisi.

"Kami mencontohkan Jember salah satu kabupaten yang secara cermat memberikan data penerima manfaat. Sering Jember disebutkan sebagai salah satu contoh kelengkapan data," puji Dadan Hindayana, saat peresmian Dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Cahaya Sholawat Nusantara, di JI. Duku Pondok Jeruk Desa Wringi Agung, Kecamatan Jombang, Jember, pada Kamis (16/4/2026).

Baca Juga: Kepala BGN Dadan Hindayana Pakai Helikopter saat Kunjungan Kerja ke Jember

Keseriusan ini terlihat dari progres pembangunan fisik dapur SPPG di Jember yang bergerak jauh lebih cepat dibandingkan daerah lainnya. 

Saat ini, lebih dari separuh target unit pelayanan di Jember sudah mulai beroperasi melayani masyarakat. Ia mengharapkan Pemkab Jember dapat menambah jumlah SPPG hingga menjadi 400 unit.

"Dari 400 SPPG yang harus dibangun di Jember, sekarang sudah operasional sebanyak 207 unit," kata Dadan Hindayana.

Keberhasilan Jember, kata Dadan, menjadi role model sekaligus menjadi pemicu bagi daerah lain untuk segera merapikan basis data kependudukan mereka. 

Ia meyakini dengan data yang akurat, program nasional sebesar MBG dapat dipastikan tepat sasaran tanpa ada warga yang terabaikan. "Saya optimistis penyelenggaraan makanan bergizi di Jember akan berjalan secara maksimal karena sinergi datanya sangat kuat," katanya, menambahkan.

Baca Juga: Nilai Investasi Program MBG di Jember Lampaui Nominal APBD Daerah, Setahun Sentuh Rp4,6 Triliun

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada penyediaan data, tetapi juga pada pengawalan operasional di lapangan. 

Ia menyebut, pembentukan Satuan Tugas (Satgas) sebagai tim percepatan yang melibatkan seluruh OPD menunjukkan keseriusan Pemkab Jember. "Kami menyambut baik dan Pemkab Jember berkomitmen dengan Satgas akan mengawal program ini untuk menjadi program yang baik," kata bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu. 

Editor : Maulana RJ
#Makan Bergizi Gratis (MBG) #dapur MBG #Badan Gizi Nasional (BGN) #Dadan Hindayana #Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi