Radar Jember - Aksesibilitas di Kabupaten Jember dipastikan akan terus mengalami lompatan besar.
Bupati Jember Muhammad Fawait, memastikan bahwa rencana pembangunan ruas jalan tol yang terintegrasi dengan jaringan Tol Trans Jawa akan segera melintasi kota berpenduduk 2,6 juta jiwa lebih ini.
Kepastian ini disampaikan saat Gus Fawait, sapaan akrab dia, memaparkan laporan kinerjanya, saat Halalbihalal bersama keluarga besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jember, di Pendapa Wahyawibawagraha, Sabtu malam (11/4).
Dalam paparannya, ia menyatakan terus koordinasi intensif dengan pemerintah pusat untuk memastikan Jember bisa terhubung dengan ruas tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) yang kini tengah berlangsung pengerjaannya.
"Hari ini, silakan cek langsung ke Menteri Bappenas. Insyaallah, jalan tol yang saat ini sudah sampai Situbondo (Prosiwangi), perencanaannya sudah ada untuk melewati Kabupaten Jember," kata Gus Fawait disambut tepuk tangan riuh para hadirin.
Wacana penyambungan tol ke Jember ini memang kembali mengemuka seiring dengan langkah pemerintah yang tengah mempercepat pembangunan ruas tol Prosiwangi.
Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), Tol Prosiwangi menjadi kunci pembuka isolasi wilayah Tapal Kuda.
Gus Fawait memastikan, di era kepemimpinannya, sinergi dengan pemerintah pusat akan terus dioptimalkan. Termasuk dalam hal pembangunan infrastruktur.
"Dulu saya sempat heran, mengapa ketika pemerintah pusat begitu gencar membangun jalan tol, Jember seolah tidak kebagian? Namun hari Insya Allah (kebagian tol)," tambah dia, meyakinkan.
Jika wacana itu terealisasi, aksesibilitas di Jember diprediksi akan menjadi jauh lebih menarik di mata investor.
Melengkapi kebangkitan Bandara Notohadinegoro yang saat ini telah aktif kembali melayani rute vital Jember-Jakarta dan Jember-Bali.
Dalam kesempatan lain, Gus Fawait juga mengemukakan kombinasi akses udara dan darat ini akan menjadi motor penting pertumbuhan ekonomi.
"Tujuannya jelas. Kita ingin tumbuhkan investasi agar lapangan kerja terbuka, sehingga angka pengangguran kita tekan, pendapatan masyarakat naik, dan muara akhirnya adalah menurunkan angka kemiskinan," tambah Gus Fawait.
Selain tol dan bandara, Pemkab Jember juga tengah menyiapkan infrastruktur pendukung lainnya di tahun 2026.
Termasuk pelebaran jalan nasional dari Tanggul hingga kawasan kota, serta rencana pembangunan flyover pertama di wilayah Tapal Kuda yang akan menjadi ikon kemajuan infrastruktur Jember. (mau)
Editor : Imron Hidayatullahh