Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Targetkan Panen 3 Kali Setahun! Gus Fawait Guyur Anggaran Pertanian Terbesar dalam Sejarah Jember demi Kesejahteraan

Maulana RJ • Kamis, 9 April 2026 | 07:00 WIB
GALANG DUKUNGAN: Gus Fawait di sela-sela giat Bunga Desaku di Balai Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, dan bertemu dengan pelaku UMKM, pedagang sayur (Mlijo), dan kelompok tani, Selasa (7/4). (MAULANA/RADAR JEMBER)
GALANG DUKUNGAN: Gus Fawait di sela-sela giat Bunga Desaku di Balai Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, dan bertemu dengan pelaku UMKM, pedagang sayur (Mlijo), dan kelompok tani, Selasa (7/4). (MAULANA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen penuh pemerintah untuk mengembalikan kejayaan Jember sebagai lumbung pangan utama di Jawa Timur maupun nasional.

Saat melangsungkan giat Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku) di Balai Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Selasa (7/4), ia mengungkapkan bahwa anggaran sektor pertanian pada tahun 2025 merupakan yang terbesar dalam sejarah Jember.

Menurutnya, alokasi ini merupakan sinergi antara APBD Kabupaten dengan dukungan besar dari APBN di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Komitmen dengan Tegas: Nasib PPPK Jember Aman Sampai 2027

"Ini adalah bentuk konkret keberpihakan kita. Bukan sekadar teori, tapi program nyata yang menyentuh akar rumput," katanya, di hadapan pelaku UMKM, pedagang sayur (Mlijo), dan kelompok tani.

Salah satu program unggulan yang disorot adalah Optimalisasi Lahan (Oplah). Gus Fawait menargetkan peningkatan signifikan, dari sekitar 5.000 hektar menjadi 8.000 hektar pada tahun ini.

Ia menyatakan, fokus utama pemerintah meningkatkan intensitas panen melalui perbaikan infrastruktur air dan penyediaan alat mesin pertanian (alsintan) secara masif. 

"Strateginya adalah menambah luas panen. Yang biasanya hanya sekali setahun, kita upayakan menjadi dua kali, bahkan tiga kali," jelasnya.

Baca Juga: Amanah Oplah 8.000 Hektar, Gus Fawait Ajak Masyarakat Jember Awasi Distribusi Anggaran

Lebih lanjut, ia juga mendorong kelompok tani (poktan) untuk memproduksi pupuk organik secara mandiri. Pemerintah daerah akan fokus pada pengawasan distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran sesuai kebutuhan riil di lapangan.

"Hasilnya mungkin tidak instan dalam satu bulan, tapi dalam jangka menengah, dampaknya akan sangat terasa bagi kesejahteraan petani," katanya.

Ia menambahkan, program Oplah telah menjadi prioritas demi melipatgandakan hasil panen. Ia mengajak masyarakat untuk turut mengawasi pelaksanaan program.

"Arahan Menteri Pertanian jelas: Oplah dulu diselesaikan, baru kemudian dukungan untuk transportasinya," pungkas dia. (mau/bud)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Pemkab Jember #alsintan #Pertanian Jember #Bunga Desaku Jember #Gus Fawait