Radar Jember - Menindaklanjuti arahan tegas Presiden Prabowo Subianto terkait penghematan energi nasional, Pemkab Jember mulai menerapkan kebijakan efisiensi ketat, khususnya dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di setiap agenda kedinasan.
Hal itu terungkap saat Bupati Jember Muhammad Fawait, memulai keberangkatan secara rombongan, saat melangsungkan program Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan (Bunga Desaku) Mumbulsari, berangkat dari Kantor Pemkab Jember, Senin (6/04).
Jika biasanya iring-iringan mobil dinas mewah berjajar panjang, ia memilih berangkat bersama rombongan menggunakan satu unit Toyota HiAce.
Langkah serupa diikuti oleh hampir seluruh Kepala OPD dan Camat yang juga bergerak secara komunal menggunakan kendaraan rombongan.
"Presiden menyampaikan untuk kita melakukan efisiensi BBM. Kami mematuhi itu. Sekaligus kita terapkan lebih luas lagi, yaitu berangkatnya nggak sendiri-sendiri, harus bareng-bareng," kata Gus Fawait, sapaan akrabnya, sebelum bertolak menuju Kecamatan Mumbulsari.
Menurut dia, Bunga Desaku bukan sekadar inspeksi atau blusukan biasa. Namun hakikatnya redistribusi pelayanan publik.
"Kita pindakah pelayanan yang biasanya di kota ke tingkat desa. Masyarakat desa punya hak yang sama untuk menikmati pelayanan KTP, pasar murah, hingga jaminan kesehatan seperti UHC," jelasnya.
Di balik langkah penghematan BBM tersebut, Gus Fawait menekankan bahwa efisiensi bukan berarti pemotongan program kerakyatan.
Sebaliknya, penghematan operasional ini justru dialokasikan untuk memastikan rakyat di akar rumput mendapatkan fasilitas terbaik.
"Rakyat kita harus diperlakukan baik, jangan hanya elitnya yang diberi tenda bagus. Di Bunga Desaku, rakyat menikmati fasilitas yang sama. Filosofinya adalah pemerataan pertumbuhan ekonomi," tambahnya.
Langkah efisiensi ini juga akan berlanjut pada kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sesuai arahan pusat, yang saat ini sedang dipetakan agar tidak mengganggu kualitas pelayanan publik di Jember.
"Insyaallah minggu-minggu ini kita sampaikan (teknisnya). Prinsipnya, kami mengikuti arahan dari pemerintah pusat untuk efisiensi BBM," pungkas Gus Fawait. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh