Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tanggalkan Mobil Dinas, Gus Fawait Pimpin Rombongan OPD Naik Minibus Ngantor di Desa selama 2 Hari 1 Malam

Maulana RJ • Selasa, 7 April 2026 | 09:07 WIB
Gus Fawait menunggangi minibus bersama sejumlah kepala OPD saat hendak berangkat ke Bunga Desaku Mumbulsari, dari Kantor Pemkab Jember, Senin (6/4/2026). (Foto: Maulana/Radar Jember)
Gus Fawait menunggangi minibus bersama sejumlah kepala OPD saat hendak berangkat ke Bunga Desaku Mumbulsari, dari Kantor Pemkab Jember, Senin (6/4/2026). (Foto: Maulana/Radar Jember)

KALIWATES, Radar Jember - Langkah nyata ditunjukkan Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam merespons instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penghematan energi nasional. 

Pemandangan berbeda terlihat dalam agenda rutin "Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan" (Bunga Desaku) yang dilangsungkan di Kecamatan Mumbulsari, Senin (06/04/2026).

Alih-alih menggunakan pengawalan mewah dengan kendaraan dinas pribadi masing-masing, Bupati Fawait memimpin langsung rombongan Pemerintah Kabupaten Jember dengan berangkat bersama-sama menggunakan satu armada. 

Baca Juga: Banjir Luapi Pemukiman Warga Mumbulsari, Pemkab Jember Desak Pemprov Segera Keruk Sungai

Gus Fawait, sapaan akrab dia, terpantau menaiki kendaraan minibus berjenis Toyota HiAce bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Langkah ini diikuti secara serentak oleh para Camat dan pejabat lainnya yang juga menggunakan kendaraan secara rombongan menggunakan dua unit bus dari Kantor Pemkab Jember.

“Presiden menyampaikan agar kita melakukan efisiensi BBM. Kami mematuhi itu sepenuhnya. Sejak awal kami sudah menggunakan mobil dinas yang irit, tapi hari ini kita terapkan lebih luas lagi: berangkat tidak boleh sendiri-sendiri, harus bareng-bareng,” katanya, saat ditemui (6/04/2026).

Baca Juga: Intervensi Darurat! Gus Fawait Targetkan Seluruh Ibu Hamil di Jember Wajib Ikut Layanan USG Massal Bulan Depan!

Ia menyatakan, kegiatan Bunga Desaku di Mumbulsari kali ini terasa lebih spesial. Selain aksi efisiensi energi, ia melakukan live maraton sepanjang kegiatan untuk memastikan transparansi dan jangkauan informasi kepada masyarakat luas. 

Ia menegaskan bahwa efisiensi bukan berarti meniadakan program kerakyatan, tetapi menekan biaya operasional yang tidak perlu.

Gus Fawait menekankan bahwa Bunga Desaku bukanlah sekadar sidak atau blusukan biasa. Ini adalah upaya sistematis memindahkan jantung pelayanan publik dari pusat kota langsung ke depan pintu rumah warga desa.

“Masyarakat desa punya hak yang sama untuk menikmati pelayanan. Urusan KTP, pasar murah, hingga layanan kesehatan semua ditarik ke Mumbulsari hari ini. Kita pindahkan pelayanan kota ke desa,” katanya.

Dalam paparannya, ia merinci empat filosofi utama gerakan ini. 

Selain membuka ruang dialog seluas mungkin tanpa sekat birokrasi, juga diikuti dengan sosialisasi program strategis, memastikan warga desa paham hak mereka, seperti Universal Health Coverage atau UHC dan lainnya.

Kemudian, Memecah pusat keramaian agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya menumpuk di pusat kota, hingga memberikan fasilitas terbaik bagi rakyat, termasuk bantuan pangan dan pasar murah. "Jangan hanya elit yang dikasih tenda bagus, rakyat juga harus diperlakukan sama baiknya," tambah Gus Fawait.

Baca Juga: Perang Dunia Picu Krisis Energi! Gus Fawait Puji Langkah Berani Pusat Tahan Harga BBM Per 1 April 2026!

Aksi kolektif jajaran Pemkab Jember ini menjadi sinyal kuat bahwa di bawah kepemimpinan Muhammad Fawait, birokrasi Jember sedang bertransformasi menuju pola kerja yang lebih lincah, hemat energi, namun tetap berorientasi penuh pada kesejahteraan rakyat di akar rumput. 

Selain efisiensi di lapangan, Pemkab Jember juga tengah memetakan skema Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sesuai arahan pusat. 

Gus Fawait menjamin bahwa teknologi yang telah matang pasca-pandemi akan memastikan kualitas pelayanan publik tetap terjaga meski pola kerja berubah.

“Efisiensi BBM adalah prinsip, namun kualitas pelayanan adalah janji. Kita sedang petakan teknisnya agar semua berjalan beriringan,” pungkasnya sebelum melanjutkan agenda di Mumbulsari. (mau)

Editor : Maulana RJ
#Jember #BBM #efisiensi #Presiden Prabowo #Gus Fawait